Konspirasi Naiknya Harga BBM

Friday 23 May 2008
SocialTwist Tell-a-Friend

orang mengira Pemerintah menanggung rugi hingga Rp 123 trilyun per tahun jika harga BBM tidak naik. Padahal kenyataannya pemerintah dengan harga minyak Internasional mencapai US$ 125/barrel tetap untung Rp 165 trilyun per tahun jika manajemennya benar karena impor sebenarnya kurang dari 20% kebutuhan minyak kita. Sisanya bisa ditutupi dengan produksi dalam negeri.

Kemudian Pemerintah selalu menganggap rakyat Indonesia boros BBM. Berbagai iklan di televisi selalu menyuruh rakyat hemat. Kenyatannya pemakaian BBM di Indonesia menempati urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Namibia dan Botswana.

Pemerintah sering mengatakan bahwa bensin kita paling murah. Kenyataannya di Venezuela bensin hanya Rp 460/liter dan harga Pertamax kita yang Rp 8.700/liter lebih mahal daripada harga bensin di AS (importir minyak terbesar) yang hanya Rp 8.464/liter. Padahal penghasilan rakyat AS sekitar US$ 37 ribu per tahun sementara Indonesia cuma US$ 810/tahun.

Baca lebih lanjut di sini

Satu komentar pada artikel “Konspirasi Naiknya Harga BBM”

  1. alhakim bilang

    sekarang hidup di Indonesia tambah susah… jadi kayak tahun ’66



    utchanovsky says:
    Iyah emang susah. Mas hakim udah agak tua yah, saya sendiri tahun 66 belum lahir :D

    Reply

Tertarik komentar atau sekedar blogwalking? Silaken. Link kontes SEO, referral, promosi pasti dihapus.