Bakteri Super Kuat

Thursday 5 June 2008
SocialTwist Tell-a-Friend

Beberapa waktu lalu saya sempat menderita flu berat. Lebih berat dari wabah flu yang pernah saya alami di waktu2 sebelumnya. Saya kira, tampaknya ada peningkatan damage attack yang saya derita akibat flu ini.

Bakteri Flu

Tentunya ini bukan tanpa alasan. Pemakaian antibiotik yang serampangan dan dapat dengan mudah diperoleh di obat2 flu di pinggir jalan menjadi penyebab hal ini. Bakteri terus bermutasi dan memproduksi senyawa tertentu yang dapat menyesuaikan diri dan membuat kekebalan tersendiri terhadap antibiotik. Bakteri ternyata cukup pintar dan mampu beradaptasi dengan membangun antibodinya sendiri guna menghambat pengaruh dari obat antibiotik yang diberikan. (mudah-mudahan si bener begitu)

Akhirnya, dosis antibiotik terus ditingkatkan guna mengatasi bakteri kebal tersebut. Namun, para bakteri juga tidak mau tinggal diam dan membangun kembali antibodi baru dan bermutasi lagi. Proses penambahan dosis dan bermutasi ini terus berlangsung hingga berujung pada lahirnya bakteri super kuat hasil dari proses mutasi dan kebal terhadap antibiotik dosis tinggi.

Kalau udah gini, antibiotikpun sudah tidak mempan.

Jangan serampangan kalau mau minum obat. Jangan latah karena iklan. Kalau bisa sembuh hanya dengan istirahat sehari-dua hari di tempat tidur, ya lebih baik seperti itu saja.

13 komentar pada artikel “Bakteri Super Kuat”

  1. Qeong Ungu bilang

    Makasih kunjungan and komennya. Lam kenal ya? Keren nih blognya. Boleh dilink? DI kota mana nih posisi?



    utchanovsky says:
    Iyah Makasih. Sama2. Saya lokasi di Jakarta

    Reply

  2. Qeong Ungu bilang

    Oya satu lagi. Daku ini ‘Jeng’, bukan ‘Bro’ hehehe. BTW boneka yang di poto itu cantik banget. Mau dooong..pliiissss



    utchanovsky says:
    Ampun, blog situ bebas gender sih :D Gak tau nyari bonekanya di mana, pernah liat si di forum jual beli kaskus, cuma lupa lagi deh

    Reply

  3. bundapradito bilang

    Iya … bener itu. Mendingan jangan pake sembarang obat. Dulu, saya suka “ngobat”. Tiada hari tanpa obat … entah multivitamin, ato apa… tapi sekarang tidak lagi. Sejak hamil, melahirkan (emang ga boleh kan??) sampai sekarang … saya sudah tidak pernah menggunakan obat apapun. Lebih baik tidur, istirahat dan tenangkan pikiran. Jangan stress dech. Enjoy azaaaa…. pisss!

    utchanovsky says:
    Tapi kalo udah kerja, boro2 mau istirahat. Perusahaan mana peduli sama karyawan sapi perahnya. Tu yang bikin ribet bunda :D

    Reply

  4. treen bilang

    sakit itu hanya ada dua kemungkinan. kalau gak sembuh ya… maut menjemput. usul nie, kalo sakit pake obat alami aja. biar gak tambah kebal tuh si kuman.



    utchanovsky says:
    It is. Life is full of choice

    Reply

  5. anita bilang

    Wah..makasih bgt ya udah komentar d blog saya..
    Ditunggu deh komen selanjutnya..
    Saya ngefans bgt sama SOAD, lagu nya tuh unik2 banget, enak d denger lagi.
    Kamu jg ngefans ya..?
    Btw,,bleh tukeran link?

    utchanovsky says:
    Iyah. SOAD tu ngesoulnya “marah-marah” banget. Boleh kok, udah di-exchange juga link-nya

    Reply

  6. dwides bilang

    Wah..bagus nih blognya..thx ya dah mampir ke Mobileblog ku



    utchanovsky says:
    Hohoho Bagus:D Makasih. Pas lagi blogwalking aja kok

    Reply

  7. Juliach bilang

    Kalo ada gejala flu: minum-minuman ini: 1 cangkir susu hangat + madu + 2 sendok makan Wisky/porto/martini
    Bisa ditambah Paracetamol+Vit C 500mg lalu tidur.



    utchanovsky says:
    Wuidih wisky/porto/martini. gak minum gituan nich. Paling cuma madu ma jeruk anget aja.

    Reply

  8. sesy bilang

    boneka bakterinya lucu, ada yang jual g ya???

    utchanovsky says:
    Ada. di FJB kaskus kalo gak salah :D

    Reply

  9. harjo bilang

    Saya termasuk orang yang jarang sakit, tentunya karena kemurahan dan perlindungan-Nya. Ketika saya sakit biasanya tidak akan saya rasakan, kekantor jalan terus. Kalau pun sakit saya akan tetap bertahan tidak minum obat, sampai 3 hari ke depan. Lebih dari itu, biasanya minum obat warung, dan sembuh 6 jam kemudian. Ketika sakit lagi saat berikutnya, maka saya perlu 2 hari untuk sembuh, selanjutnya perlu 6 hari untuk sembuh, dan akhirnya perlu ke dokter untuk sembuh. Jadi memang, menurut saya obat = racun. Tubuh kita sebetulnya sudah diberi kemampuan homeostasis, yaitu kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Sebaiknya memang jangan memulai minum obat jika tidak terpaksa.

    utchanovsky says:
    Ya ya ya… emang begitu mekanismenya :D

    Reply

  10. chatoer bilang

    hehehe iya ternyata dejavu…. sama2 kena flu. tp thanks atas info tambahannya



    utchanovsky says:
    Wah2. Makasih dah mampir juga :D

    Reply

  11. italina89 bilang

    lam kenal juga…

    blognya bagus…



    utchanovsky says:
    Thx

    Reply

  12. takochan bilang

    sebenernya sih memang gak boleh sembarangan kan mnm antibiotik itu. Aturan pakai dan frekuensinya jg musti dipatuhi,obatnya (antibiotik) harus habis, kalo gak ya.. makanya bakteri jadi resisten begitu.

    Setujulah sama paragraf terakhir ^^

    utchanovsky says:
    Oh begitu yah dok. Makasih deh ripiunya :wowcantik:
    >>>>>>>>>>>>>> :ngacir:

    Reply

  13. rifu bilang

    bakteri ga punya antibodi.

    tapi bakteri punya beberapa mekanisme untuk menghambat kerja antiobiotik berdasarkan cara kerja antibiotik itu.

    cara kerja antibiotik secara umum
    1. degradasi/penghambatan sintesis dinding sel bakteri
    2. penghambatan jalur metabolisme bakteri
    3. penghambatan sintesis protein bakteri

    nah, mekanisme penghambatannya kaya gini (dr http://en.wikipedia.org/wiki/Antibiotic_resistance):
    the four main mechanisms by which microorganisms exhibit resistance to antimicrobials are:

    1. Drug inactivation or modification: e.g. enzymatic deactivation of Penicillin G in some penicillin-resistant bacteria through the production of ?-lactamases.

    (penisilin nih salah satu antibiotik yang menghambat sintesis dinding sel bakteri, mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)

    2. Alteration of target site : e.g. alteration of PBP—the binding target site of penicillins—in MRSA and other penicillin-resistant bacteria.

    (mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)

    3. Alteration of metabolic pathway: e.g. some sulfonamide-resistant bacteria do not require para-aminobenzoic acid (PABA), an important precursor for the synthesis of folic acid and nucleic acids in bacteria inhibited by sulfonamides. Instead, like mammalian cells, they turn to utilizing preformed folic acid.

    (untuk antibiotik yang menghambat metabolisme bakteri)

    4. Reduced drug accumulation: by decreasing drug permeability and/or increasing active efflux (pumping out) of the drugs across the cell surface.

    (mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)

    maksudnya berlaku secara umum itu “applicable”. bakteri tertentu mungkin bisa melakukan mekanisme resistensi tertentu terhadap antibiotik tertentu, tapi belum tentu dengan mekanisme lain atau antibiotik lain.
    __________________________

    utchanovsky says:
    Nah yang ini Pak dokternya langsung turun tangan

    >>>>>>>>>>>>>>>>>> :ngacir:

    Reply

Tertarik komentar atau sekedar blogwalking? Silaken. Link kontes SEO, referral, promosi pasti dihapus.