Bakteri Super Kuat
Beberapa waktu lalu saya sempat menderita flu berat. Lebih berat dari wabah flu yang pernah saya alami di waktu2 sebelumnya. Saya kira, tampaknya ada peningkatan damage attack yang saya derita akibat flu ini.

Tentunya ini bukan tanpa alasan. Pemakaian antibiotik yang serampangan dan dapat dengan mudah diperoleh di obat2 flu di pinggir jalan menjadi penyebab hal ini. Bakteri terus bermutasi dan memproduksi senyawa tertentu yang dapat menyesuaikan diri dan membuat kekebalan tersendiri terhadap antibiotik. Bakteri ternyata cukup pintar dan mampu beradaptasi dengan membangun antibodinya sendiri guna menghambat pengaruh dari obat antibiotik yang diberikan. (mudah-mudahan si bener begitu)
Akhirnya, dosis antibiotik terus ditingkatkan guna mengatasi bakteri kebal tersebut. Namun, para bakteri juga tidak mau tinggal diam dan membangun kembali antibodi baru dan bermutasi lagi. Proses penambahan dosis dan bermutasi ini terus berlangsung hingga berujung pada lahirnya bakteri super kuat hasil dari proses mutasi dan kebal terhadap antibiotik dosis tinggi.
Kalau udah gini, antibiotikpun sudah tidak mempan.
Jangan serampangan kalau mau minum obat. Jangan latah karena iklan. Kalau bisa sembuh hanya dengan istirahat sehari-dua hari di tempat tidur, ya lebih baik seperti itu saja.





Sunday 8 June 2008 8:33 pm (on
Makasih kunjungan and komennya. Lam kenal ya? Keren nih blognya. Boleh dilink? DI kota mana nih posisi?
Reply
Monday 9 June 2008 9:35 pm (on
Oya satu lagi. Daku ini ‘Jeng’, bukan ‘Bro’ hehehe. BTW boneka yang di poto itu cantik banget. Mau dooong..pliiissss
Reply
Monday 9 June 2008 10:58 pm (on
Iya … bener itu. Mendingan jangan pake sembarang obat. Dulu, saya suka “ngobat”. Tiada hari tanpa obat … entah multivitamin, ato apa… tapi sekarang tidak lagi. Sejak hamil, melahirkan (emang ga boleh kan??) sampai sekarang … saya sudah tidak pernah menggunakan obat apapun. Lebih baik tidur, istirahat dan tenangkan pikiran. Jangan stress dech. Enjoy azaaaa…. pisss!
Reply
Tuesday 10 June 2008 4:17 am (on
sakit itu hanya ada dua kemungkinan. kalau gak sembuh ya… maut menjemput. usul nie, kalo sakit pake obat alami aja. biar gak tambah kebal tuh si kuman.
Reply
Tuesday 10 June 2008 4:39 am (on
Wah..makasih bgt ya udah komentar d blog saya..
Ditunggu deh komen selanjutnya..
Saya ngefans bgt sama SOAD, lagu nya tuh unik2 banget, enak d denger lagi.
Kamu jg ngefans ya..?
Btw,,bleh tukeran link?
Reply
Wednesday 11 June 2008 3:32 am (on
Wah..bagus nih blognya..thx ya dah mampir ke Mobileblog ku
Reply
Thursday 12 June 2008 8:47 am (on
Kalo ada gejala flu: minum-minuman ini: 1 cangkir susu hangat + madu + 2 sendok makan Wisky/porto/martini
Bisa ditambah Paracetamol+Vit C 500mg lalu tidur.
Reply
Friday 13 June 2008 7:44 am (on
boneka bakterinya lucu, ada yang jual g ya???
Reply
Friday 13 June 2008 10:26 pm (on
Saya termasuk orang yang jarang sakit, tentunya karena kemurahan dan perlindungan-Nya. Ketika saya sakit biasanya tidak akan saya rasakan, kekantor jalan terus. Kalau pun sakit saya akan tetap bertahan tidak minum obat, sampai 3 hari ke depan. Lebih dari itu, biasanya minum obat warung, dan sembuh 6 jam kemudian. Ketika sakit lagi saat berikutnya, maka saya perlu 2 hari untuk sembuh, selanjutnya perlu 6 hari untuk sembuh, dan akhirnya perlu ke dokter untuk sembuh. Jadi memang, menurut saya obat = racun. Tubuh kita sebetulnya sudah diberi kemampuan homeostasis, yaitu kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Sebaiknya memang jangan memulai minum obat jika tidak terpaksa.
Reply
Tuesday 17 June 2008 11:42 pm (on
hehehe iya ternyata dejavu…. sama2 kena flu. tp thanks atas info tambahannya
Reply
Thursday 19 June 2008 2:36 pm (on
lam kenal juga…
blognya bagus…
Reply
Sunday 22 June 2008 8:44 am (on
sebenernya sih memang gak boleh sembarangan kan mnm antibiotik itu. Aturan pakai dan frekuensinya jg musti dipatuhi,obatnya (antibiotik) harus habis, kalo gak ya.. makanya bakteri jadi resisten begitu.
Setujulah sama paragraf terakhir ^^
Reply
Sunday 22 June 2008 7:39 pm (on
bakteri ga punya antibodi.
tapi bakteri punya beberapa mekanisme untuk menghambat kerja antiobiotik berdasarkan cara kerja antibiotik itu.
cara kerja antibiotik secara umum
1. degradasi/penghambatan sintesis dinding sel bakteri
2. penghambatan jalur metabolisme bakteri
3. penghambatan sintesis protein bakteri
nah, mekanisme penghambatannya kaya gini (dr http://en.wikipedia.org/wiki/Antibiotic_resistance):
the four main mechanisms by which microorganisms exhibit resistance to antimicrobials are:
1. Drug inactivation or modification: e.g. enzymatic deactivation of Penicillin G in some penicillin-resistant bacteria through the production of ?-lactamases.
(penisilin nih salah satu antibiotik yang menghambat sintesis dinding sel bakteri, mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)
2. Alteration of target site : e.g. alteration of PBP—the binding target site of penicillins—in MRSA and other penicillin-resistant bacteria.
(mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)
3. Alteration of metabolic pathway: e.g. some sulfonamide-resistant bacteria do not require para-aminobenzoic acid (PABA), an important precursor for the synthesis of folic acid and nucleic acids in bacteria inhibited by sulfonamides. Instead, like mammalian cells, they turn to utilizing preformed folic acid.
(untuk antibiotik yang menghambat metabolisme bakteri)
4. Reduced drug accumulation: by decreasing drug permeability and/or increasing active efflux (pumping out) of the drugs across the cell surface.
(mekanisme penghambatan ini berlaku secara umum untuk semua cara kerja antibiotik tadi)
maksudnya berlaku secara umum itu “applicable”. bakteri tertentu mungkin bisa melakukan mekanisme resistensi tertentu terhadap antibiotik tertentu, tapi belum tentu dengan mekanisme lain atau antibiotik lain.

__________________________
utchanovsky says:
Nah yang ini Pak dokternya langsung turun tangan
>>>>>>>>>>>>>>>>>> :ngacir:
Reply