Membeli Barang Bekas
Dari dulu saya selalu heran sama kelakuan orang-orang yang masih saja membeli barang-barang bekas, apalagi kalo udah menyangkut barang elektronik. Barang elektronik dikenal mempunyai sifat absolut, yaitu masa pakai sebelum menurun dan rusak. Ini berarti barang 2nd elektronik mempunyai kemampuan yang tidak seoptimal dulunya dan memiliki kemungkinan tiba2 mati (mengulang pelajaran anak SD).
Sayangnya saya dipaksa menjilat ludah saya sendiri (doh) gara2 keasikan nongkrong di forum yang berisi section jual-beli. Saya kepincut oleh jeroan komputer yang lumayan murah (450k) dengan spesifikasi nyaman untuk mengetik, denger lagu, nonton DVD, internetan, dan Mixing Track. Untuk detail barang yang saya beli adalah berikut:
- MOBO Asus (tanggal bios 2004) VGA intel OnBoard
- Proc Intel Celleron 2.0 Ghz
- Memory DDR AMI 512MB
- Bonus, Case tower besi (gak ada front USB-nya
)
Dan screenshot barang sebagai berikut:

Barang bekas masi memberikan daya tarik tersendiri. Berdasarkan pengalaman saya, biasanya orang jadi ikut2an latah beli barang bekas x-O lantaran hal2 berikut:
- Ih gila ini murah banget, dulu mah harganya bisa sekian juta
- Cuma sekian ratus ribu kok, gpp deh
- Wah jarang banget nih nemu yang kayak gini
- Dsb… dsb
Barang bekas ternyata masih dicintai dan diburu oleh banyak orang lantaran (1) Impian mendapatkan barang bagus di masa lampau yang tidak terwujudkan, (2) murah banget, (3) barang langka, (4) emang gak ada duit lebih dan emang butuh. Untuk kasus saya, nyangkut di point no (2).
Tapi bila ditelisik lebih lanjut, banyak juga orang yang kecewa gara2 beli barang bekas yang gak sesuai harapan. Baru sehari pake langsung jebol. Ada salah satu fungsi alat elektronik yang gak berjalan sesuai keinginan. Barang terlalu jelek (bekas servis) dan lain2 (belum nemu lagi nih).
Berikut ini akan saya berikan tips2 umum jika berhadapan dengan barang 2nd:
- Cek kelengkapan barang elektronik
- Tawar semurah2nya, U’ll never know, when your stuff get broken (hahaha)
- Tawar lagi semurah2nya
- Tawar lagi dan lagi semurah2nya
Hahaha, beli barang bekas emang udah harus siap risiko lahir batin





Saturday 14 June 2008 11:27 am (on
wah saya trauma beli barang second. tiap barang yg saya beli cepet ancurnya. gk pinter milih kali ya, temen2ku lancar2 aja aku kok apes terus ya??
Reply
Sunday 15 June 2008 12:28 am (on
jarang beli barang bekas, mending tukar tambah dengan yang baru.
Reply
Sunday 15 June 2008 2:56 am (on
Intinya adalah nilai kemanfaatannya
Reply
Sunday 15 June 2008 8:49 am (on
Barang bekas memang mempuyai nilai tersendiri
Reply
Sunday 15 June 2008 9:18 am (on
aku malah sering beli bekas dari pada barang baru
cuman tips nawarnya lom bisa maksimal nih
Reply
Sunday 15 June 2008 10:10 am (on
untuk barang elektronik dan hp, mending beli baru kali ye… lain soal kalau furniture kayu gituh, baru deh asik beli bekas.
Reply
Monday 16 June 2008 10:05 am (on
Untuk mendapatkan barang bekas berkwalitas memang bukan pekerjaan gampang. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan tentang barang yang akan dibeli. Informasi ini akan berguna terutama saat ini karena dengan semakin mahalnya segala sesuatu maka orang akan cenderung membeli barang yang masih bagus dengan harga yang tentunya jauh lebih murah. Great info!
Reply
Wednesday 18 June 2008 6:37 am (on
kalo saya kapok beli barang bekas lewat internet (online). ketipu sih. kalo lihat kondisinya sendiri mungking masih mau.
Reply
Thursday 19 June 2008 4:20 pm (on
Sepandai-pandai saya menawar, masih lebih pandai si pedagang untuk bikin barangnya laku dengan harga lumayan
Reply