Mood Ancur
Dulu saya sempet bongkar diary mpok saya (masih muda waktu itu, agak2 khilaf emang), n nemuin puisi dia yang sampe sekarang masih ngebekas banget di hati.
Kita diajar mencari
agar kelak menjadi mentari
kita diajak untuk sepi-sepi
supaya hati tahu kadang tak bisa memiliki
Kalo baca ini serasa lagi sendirian di pinggir pantai ngeliatin laut (timingnya harus pas, misalnya abis diputusin, abis ditolak, abis diselingkuhin, or abis di2 yang lainnya yg bikin kita pengen minum baygon).

NB:
Pas lagi diem2 terharu gitu, tiba2 adek saya lewat n nyetel lagu Efek Rumah Kaca - Lagu Cinta Melulu pake speaker HP jadul yang sember.
Langsung ilang begitu aja mood-nya 













July 17th, 2008 at 4:22 pm
Iya, kalo diresapi walaupun singkat tapi sarat makna…
Termasuk habis-habisan, habis mandi, habis duit, habis jatah termasuk juga gak ya hehe….
[Reply]
July 17th, 2008 at 4:23 pm
Udah gitu suasananya juga ndukung, itu pantai dimana ya?
__________________________
[Reply]
July 17th, 2008 at 4:24 pm
Kalo pertamax ko’ bawaannya pengen nyampah yah hehehe….
__________________________
[Reply]
July 17th, 2008 at 4:26 pm
santai aja brader,..
<<– Ovaltine anget, susu anget juga boleh,.. 

____________________
*OOT,
*)ini untuk pluginnya pake punya telobakar,.?? plugin ikon kaskus….
__________________________
[Reply]
July 17th, 2008 at 5:04 pm
aduh jujur, sy suka sekali puisinya
manis sekali dilapakan dilidah
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 2:25 am
kok saya ngerasa sendirian di kantor ya?? eh.. emang lagi sendiri dink..
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 2:50 am
Haiyaaah… komen gituan mang yg dinantikan khekehke. makacih yooo. Hayo hayo…jo ngelamun
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 3:25 am
sip….. aja lah
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 5:07 am
wawww.. kalo kamu habis di apain nih pake ngelamun2 hihihi
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 6:49 am
hehehe.. saya suka tuh lagunya efek rumah kaca, lagu cintaa meluluuu…
wah puisi yang bikin orang sekitar lenyap begitu saja.. dalem bgt tuh..
__________________________
[Reply]
July 18th, 2008 at 8:56 am
wogh tentang cinta ya bro puisinya, sempet lama tadi bengong mikirin artinya wekekek, maklum pencernaan lagi macet ne T_T, jadinya susah mencerna puisi-puisi kaya gini wekekekek
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 6:04 am
Mood?
Suasana Hati?
hehehe…jadi inget dengan obrolan di warung angkringan dengan kawan-kawan di HMI.
sebenarnya, Suasana hati yang membentuk suasana obrolan ataukah suasana obrolan yang membentuk suasana hati?
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 6:34 am
waaa…bagus banget puisinya. Copas ya boleh?
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 7:08 am
huehehehe..kyknya puisi itu gak sesuai dgn suasana hati ita skrg
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 7:08 am
klo habis di tembak gmn..??? cocok g puisinya..???
trus kok isa sih cuman gara2 lagu isa brubah lgsg moodnya
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 9:16 am
helo sesama 24 april *halah*. puisinya mantap!! *titip credit buat mpok dikau ya
ada puisi yang lain ndak? hohoho
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 10:33 am
Wuff!!!!
Bagus amat puisi Mpok kamu..
Kerensss.
Jadi pengen belajar sama beliau.
He..he…he…
Maknanya dalam.
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 10:33 am
jangan baygon…
Starbucks masih enak kok…
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 1:30 pm
kekekekeke… ngebayangin pas lagi merenung… terharu tiba2 gdubragh moodnya ancur… :))
tapi puisinya bagus siy.. keyen!! cuma beberapa bait tapi yahhh kena…
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 1:30 pm
kirain tadi frustasi gitu, ternyata ga yah
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 2:45 pm
Wakakakakakak…
Pegel2 ya…
Mungkin biar ga pegel musti beli kopi yang judulnya : “Coffee Balsem Mocca”
Peringatan Pemerintah : Don’t Try This At Home!
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 3:26 pm
Wakakaka.. aku abis putus kok gak dapet moodnya ginih yaahh.. wekekeke…
__________________________
[Reply]
July 19th, 2008 at 4:23 pm
hahhaaa… cuma mau ngomentarin paragraph akhirnya…
klo ky gitu,, enaknya langsung teriak.. “oiiii,,, berisiiikkk..! ” hehehe
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 3:24 am
Kenapa dengan mencari kita bisa kelak menjadi mentari. Nggak ngerti maksudnya yang ini.
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 4:17 am
wakakkakakaka si adek di lempar asbak aja om, habis gitu minum baygon…
wakakkakakaka
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 5:59 am
Emangnya dulu waktu membaca puisi itu dimana?
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 6:16 am
Yang ancur mood apa mas? Mood minum baygon kah?
Thank god lah kalo emang mood itu yang hancur hehehe
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 7:14 am
fotonya bagus bos.. sumpah
__________________________
[Reply]
July 20th, 2008 at 10:25 am
asli gambarnya keren banget. Kalo tau lokasinya kasitau donks. Kalo deket ya maen. Kalo jauh, ya ngimpi aja sambil bayangin
belon tau lagu efek rumah kaca. Kyknya berisik ya…
__________________________
[Reply]
July 21st, 2008 at 4:45 am
hehehe… adikknya ngerusak suasana ajah… huehehehe….
__________________________
[Reply]
July 21st, 2008 at 7:13 am
utchan tukang ngintip diary orang….!!!
v ga suka.. soalnya diary v pun kadang diintipin orang lain…. uhuk..uhuk…
__________________________
[Reply]
July 21st, 2008 at 7:29 am
bagus banget puisinya…
kayanya obat putus asa yang mujarab tuch….
tapi gak lg putus asa kan yang postingnya????

__________________________
[Reply]
July 21st, 2008 at 12:28 pm
gambar yang begitu tuh bagus ya…
jejak kaki…
hauhauhauhau
efek rumah kaca emang ga cocok lagunya buat merenung
__________________________
[Reply]
July 21st, 2008 at 2:01 pm
puisinya .. mmhh .. menyentuh kalbu menyayat sukma .. halah ..
..
tumben ni, cinta-cintaan .. hehehehe
__________________________
[Reply]
July 22nd, 2008 at 2:43 am
Salam buat emaknya…
Puisinya bagus…
Harusnya si anak juga bisa buat puisi kaya’ gini….
[Reply]
July 22nd, 2008 at 1:47 pm
kalo saya sich gak sanggup kalo harus ngejar mentari, cape…
[Reply]
July 22nd, 2008 at 2:00 pm
setujuh itu sama Efek Rumah Kaca… ada apa sih dengan mellow hare gene. Giliran lagu patah hati yang berasa bikin pengen bunuh diri langsung ngetop ga karu-karuan. Segitu banyaknya kah orang patah hati di endonesah ini..
[Reply]
July 22nd, 2008 at 10:10 pm
Salam
Duh Mas, picturenya itu, serasa saya pengen terbang kesana, duduk di tepi pantai merasakan desiran angin dan nyanyian ombak, sendiri dalam keheningan.
[Reply]
July 23rd, 2008 at 8:23 am
wekekeke
emang kadang lagu malah ngancurin mood qta
[Reply]
July 27th, 2008 at 10:53 pm
Aku suka gambar lautnya
[Reply]
July 29th, 2008 at 3:16 pm
Cool mom! Kok anaknya gini ya? *dikemplang pake HP bekas*
[Reply]
August 1st, 2008 at 6:55 am
naah ketauan suka bongkar2 diary mbae yaa..:)
mm..maknanya luas puisi itu,watQ lebih kpd diri sendiri untuk te9ar,
tapii..futuna ituuh..waaa..jd berbayang iw ish i’m there..
[Reply]
August 5th, 2008 at 12:23 pm
Bener bos.
Puisi mpok lu itu emang rada2 dalem.
Bikin yang baca jadi ngerasa gimana…gitu (gimana coba?)
Tapi Efek Rumah Kaca juga keren can.
Apalagi lagu yang judulnya “Jatuh Cinta Itu Biasa Saja”…
Nih Liriknya..
Kita berdua hanya berpegangan tangan
Tak perlu berpelukan
Kita berdua hanya saling bercerita
Tak perlu memuji
Kita berdua tak pernah ucapkan maaf
Tapi saling mengerti
Kita berdua tak hanya menjalani cinta
Tapi menghidupi
Ketika rindu, menggebu-gebu, kita menunggu
Jatuh cinta itu biasa saja
Saat cemburu, kian membelenggu, cepat berlalu
Jatuh cinta itu biasa saja
Jika jatuh cinta itu buta
Berdua kita akan tersesat
Saling mencari di dalam gelap
Kedua mata kita gelap
Lalu hati kita gelap
Hati kita gelap
Lalu hati kita gelap
haha
niat bener yak??
Piss om…
[Reply]
August 5th, 2008 at 12:39 pm
Hmmmmm
tau deh ah…
hehehe________
[Reply]