Saya di Detik.com

Friday 1 August 2008

Apersepsi (sebelum masuk ke inti persoalan postingan ini)

  • isi agak2 provokatif
  • Saya anti-pornografi (ada banner situs bersih)
  • Saya beragama (ada tab religius di blog saya)

Sehubungan dengan santernya rencana pemerintah (M Nuh) untuk memblokir youtube dan rapidshare beberapa waktu yang lalu100x (informasi ini sudah sangat basi), Detik.com sempat menghadirkan liputan dan semacam jajak pendapat terbuka untuk khalayak mengenai persoalan ini. Sebenarnya bukan jajak pendapat sih, hanya saja masyarakat yang membacanya dipersilakan untuk meninggalkan komentar.

Guest what? :D kehkehkeh. Saya sempat meninggalkan jejak di sana lantaran ikut2an jengah dengan kebijakan gali-tutup lubang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Lha wong sumber terbesar pornografi adalah VCD di Harco Glodok, tabloid esek2, tayangan infotaiment seleb, dan sinetron basi (yg rata2 jiplakan dari luar).

Internet adalah entinen kecil dan hanya sekian mili dari keseluruhan kilometer persoalan Indonesia (bagaimana jika kita ngomong gizi buruk, pendidikan mahal, kesehatan mahal, monopoli pemilik modal, budaya konsumtif, transparansi subsidi BBM, korupsi, suap, Ryan, dsb yg gak bakal ada habis2nya). 80 triliun untuk itu? Apakah?

Silakan cek sendiri berapa jumlah pemakai internet di Indonesia di sini (sumber detik)

Anehnya setelah beberapa hari :confused: , list kumpulan komentar tersebut tidak dimuat lagi oleh detik. Apa karena isinya bikin kuping M Nuh CS (Roy Suryo) terbakar atau bagaimanalah. Yang jelas kesimpulan saya, peristiwa ini semakin mempertegas ke persoalan arah tujuan ngeblog di halaman about utchanovsky.com.

Kompor (ngeflame)? Ini pendapat saya secara pribadi, dan saya sebagai manusia berhak berpendapat, begitu juga Anda. Mau bilang terlalu bebas? Kebebasan yang tidak bertanggung jawab? Norma-norma? Saya rasa nilai-nilai norma dan aturan saat ini sudah dipegang dan dikendalikan oleh kelompok superior (dominan) di negara kita. Norma dan budaya adalah produk yang bisa diekspos sedemikian rupa, digenjot terus sampe ke permukaan, disosialisasikan membabi buta kepada masyarakat.

So, mau pake parameter kebebasannya siapa? Sepertinya pertanyaan kebebasan yang bertanggung jawab seperti apa menjadi tidak relevan karena parameternya sendiri corupt (rusak).

80 triliun yang katanya buat memperbaiki sektor yang cuma tergarap sekian persen di negara kita???? Yang kalau ditanyakan bagaimana progresnya sekarang, malah berkesan hangat-hangat tai ayam???

:gila: :cd:

Saya pribadi lebih ngeliatnya sebagai pemberangusan atas kebebasan berbicara dan informasi di Indonesia. Sebuah perwujudan atas kebijakan hegemoni, di mana yang dikuasai secara rela menerima dominasi dan bahkan menyetujuinya (untuk itu 80 triliun saya rasa setimpal). Atas dasar itu saya akan berlaku seperti detik (komentar kontra-pemerintah dihapus). Berhubung ini di rumah saya, komentar kontra-saya akan dihapus.

:mad: :p :peace:

>>>>>>>>>> :ngacir:

PS:
Masih menanti pemimpin yang emang tulus peduli rakyat dan mau ngebangun Indonesia serta berani mendobrak hegemoni kapital. Bertindak demi kemajuan bagi mereka yang dipaksa hidup menderita dengan kualitas barang2 di bawah kelas dua.

18 komentar pada artikel “Saya di Detik.com”

  1. 'Nin bilang

    Wah komentarnya tajem banget yang di detik itu…

    Utchanovsky Says:
    Lagian udah dihapus. Untung aja sempet capture. Ada saksi sejarah deh.

    Reply

  2. emfajar bilang

    wakakakaka.. mantep banget tuh komennya apalagi pas bilang RS gak kompeten :D

    Utchanovsky Says:
    Oh udah tau soal si RS juga yah :p

    Reply

  3. alfaridzy bilang

    holy shit….. u are great man, kayaknya dari hati banget cuy…., RS mah sampah, sloooowww gw dukung utchanovsky aja deh

    Utchanovsky Says:
    Sip

    Reply

  4. alfaridzy bilang

    maksudnya roy utchanovsky :ngacir:

    Utchanovsky Says:
    :mad:

    Tampar nih

    Reply

  5. dimas bilang

    ya begitulah pemerintah.. proyek itu sumber mata pencaharian mereka.. klo harco di tutup dari mana mereka dapet uang sogokan, itu gede loh buat pemasukan kantong pribadi.. kenapa gak KPK ngusut itu yah?

    Utchanovsky Says:
    Asik ada temennya :D

    Reply

  6. Janey bilang

    Kakaka.. :D dasar emang maunya denger yang pro pemerintah duank yah tu… gak realistis banget namanya :D wehehe.. kalo mank mau dibungkam ntar blogspot wordpress dll gitu besok2 harus diblokir dunkz.. hohoho.. ada2 ajah emang.. ayuhh teruz berkomentar.. :D

    Utchanovsky Says:
    :beer: < === jus jeruk
    "Cheers"

    Reply

  7. Taktiku*** bilang

    Posyingannya mantttap pak

    Utchanovsky Says:
    Sebenernya saya masih butuh masukan nih :malu:

    Reply

  8. the gands bilang

    keren banget postingannya mas… mantap!!!! :wowcantik::thumbup::thumbup:

    Utchanovsky Says:
    :malu:

    Reply

  9. yusdi bilang

    wah masalah ini belum kelar ya

    Utchanovsky Says:
    Belum bro sarjana :D

    Reply

  10. sesy bilang

    anu pak, ehm, kayaknya tho itungane gini: 20 T buat pak menteri, 10 T buat Raden Mas Roy Suryo, sisanya dibagi rata untuk setiap kepala kantor. gitu pak. tp ini baru mungkin lho pak.

    Utchanovsky Says:
    Boleh berpendapat kok

    Reply

  11. Tigis bilang

    Gue msh agak awam ama teknologi. Tapi apa bener 80T hanya buwat ngeblock website porno?

    gue sih setuzu2x aja ngeblock website porno asal anggarannya 0 :)

    Utchanovsky Says:
    Apapun itu yang mendukung anti-pornografi saya setuju. Tapi untuk kasus kita…? (asal tau aja pengguna internet di Indonesia cuma 9% dari total penduduk keseluruhan). Dan pemerintah kita cuma ngurusin yang 9% tadi make dana 80 triliun?

    Reply

  12. arifrahmanlubis bilang

    80 T ya. kalau biayanya jauh lebih murah didukung kan kang?

    kalau diluar internet, saya kira ada bagiannya Polisi dan aparat lainnya. Bukan cuma Kominfo saja.

    Utchanovsky Says:
    Bro arif mungkin bisa liat jawaban saya ke bro Tigis di atas. Saya pribadi ngeliat ini sebagai upaya pemberangusan freedom of speach di Indonesia. Btw komentar masih masuk ke folder Spam yah :confused:

    Reply

  13. taufik bilang

    80T buat nge-block situs porno? Mustahil banget. Bukankah hampir 90% situs di internet adalah situs porno? Kayak menggarami laut aja. Mending buat makan rakyat yang masih banyak kelaperan tuh…:kagets:

    Utchanovsky Says:
    Wahwahwah. Abis mau dikata apalagi. Pornografi adalah keyword yg sering digunakan para master SEO buat ningkatin PR :wowcantik:

    Reply

  14. ninil bilang

    Berat ah..

    Sejak kapan jadi wartawan?

    Utchanovsky Says:
    For humanity musti jadi wartawan dulu yah :confused: ( jah kepedean lu chan -for humanity cuy- )

    Reply

  15. Deni Setiadhi bilang

    hehehhe komet detik… g pernah masuk2 yeuh…. plgi kompas… reseeeeeeeeeeehhhh !!!!!!!!!! :ngacir:

    Utchanovsky Says:
    Wah punya saya lagi HOKI kali :matabelo:

    Reply

  16. esa bilang

    huehehehe..bukannya udah biasa ya kalo dana2 aneh ga jelas gituh selalu gede? klo buat dana yang dituntut sm rakyat dan pro rakyat kayaknya selalu susah. tanya kenapa? :army:

    esa menulis di blognya tentang Membodohi Otak

    Utchanovsky Says:
    Hmmmm menjadi maklum dan lumrah soal ini yah :nohope:

    Reply

  17. wi3nd bilang

    waaduuch belum sempet baca neeh..:malu:
    maaf yaa..tapi semo9a ituh bisa menjadi perhatian mreka[masa seeh hehe]

    Reply

  18. Sikurochan bilang

    Saya juga mendukung RUU anti Pornografi, yah walaupun saya tidak tau isiRUU itu apa aja….:malu:

    Sikurochan menulis di blognya tentang Cara membuat recent Post Di Blog " Full Source"

    Reply

Subscribe SocialTwist Tell-a-Friend

Tertarik komentar atau sekedar blogwalking? Silaken. Link kontes SEO, referral, promosi pasti dihapus.

:malu: :norose: :army: :paws: :doctor: :confused: :rose: :ngacir: :kagets: :tv: :eek: :medicine: :fm: :kissing: more »