Teori Hegemoni

Monday 18 August 2008

Postingan ini merupakan postingan lanjutan, untuk melanjutkan keyword dari postingan kebijakan hegemoni di blog utchanovsky.com

Realitas terstruktur adalah teori yang cukup mengejutkan dari Louis Althusser, sekaligus kritik atas Marx yang menurutnya terlalu terpukau dengan klausul ekomoni sebagai faktor mekanisme terjadinya kekuasaan. Louis Althusser cukup berhasil menjelaskan bagaimana bentuk-bentuk ideologi (ideologi di sini dalam arti negatif) disosialisasikan kepada masyarakat luas. Tapi, ada beberapa hal krusial yang membuat bagaimana mekanisme ideologi bisa tersebar luas dengan sangat efektif, yaitu teori hegemoni.

Istilah hegemoni berasal dari bahasa Yunani, yaitu hegeishtai. Istilah tersebut berarti yang berarti memimpin, kepemimpinan, atau kekuasaan yang melebihi kekuasaan yang lain. Konsep hegemoni menjadi ngetrend setelah digunakan sebagai penyebutan atas pemikiran Gramsci yang dipahami sebagai ide yang mendukung kekuasaan kelompok sosial tertentu. Adapun teori hegemoni yang dicetuskan Gramsci adalah:

Sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan; (ideologi) mendiktekan seluruh cita rasa, kebiasaan moral, prinsip-prinsip religius dan politik, serta seluruh hubungan-hubungan sosial, khususnya dalam makna intelektual dan moral.

Gramsci menjelaskan bahwa hegemoni merupakan sebuah proses penguasaan kelas dominan kepada kelas bawah, dan kelas bawah juga aktif mendukung ide-ide kelas dominan. Di sini penguasaan dilakukan tidak dengan kekerasan, melainkan melalui bentuk-bentuk persetujuan masyarakat yang dikuasai.

Bentuk-bentuk persetujuan masyarakat atas nilai-nilai masyarakat dominan dilakukan dengan penguasaan basis-basis pikiran, kemampuan kritis, dan kemampuan-kemampuan afektif masyarakat melalui konsensus yang menggiring kesadaran masyarakat tentang masalah-masalah sosial ke dalam pola kerangka yang ditentukan lewat birokrasi (masyarakat dominan). Di sini terlihat adanya usaha untuk menaturalkan suatu bentuk dan makna kelompok yang berkuasa .

Dengan demikian mekanisme penguasaan masyarakat dominan dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kelas dominan melakukan penguasaan kepada kelas bawah menggunakan ideologi. Masyarakat kelas dominan merekayasa kesadaran masyarakat kelas bawah sehingga tanpa disadari, mereka rela dan mendukung kekuasaan kelas dominan. Sebagai contoh dalam situasi kenegaraan, upaya kelas dominan (pemerintah) untuk merekayasa kesadaran kelas bawah (masyarakat) adalah dengan melibatkan para intelektual dalam birokrasi pemerintah serta intervensi melalui lembaga-lembaga pendidikan dan seni.

John Storey menjelaskan konsep hegemoni untuk mengacu kepada proses sebagai berikut:

…sebuah kondisi proses di mana kelas dominan tidak hanya mengatur namun juga mengarahkan masyarakat melalui pemaksaan “kepemimpinan” moral dan intelektual. Hegemoni terjadi pada suatu masyarakat di mana terdapat tingkat konsensus yang tinggi dengan ukuran stabilitas sosial yang besar di mana kelas bawah dengan aktif mendukung dan menerima nilai-nilai, ide, tujuan dan makna budaya yang mengikat dan menyatukan mereka pada struktur kekuasaan yang ada.

Teori ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana kita bisa merasa rela saat ada orang lain membeli tanah sawah (tanah resapan), yang akan dibangun mall atau perumahan elit. Dan kita kayakngerasa lumrah ngomong gini: “Ya wajarlah dia punya duit”

Klik di sini untuk melihat bagaimana implementasi teori hegemoni

PS: Berdasarkan kejadian sebenarnya, ketika PT 5UMM4R3C0N kembali melebarkan tentakel-tentakel bisnisnya.

20 komentar pada artikel “Teori Hegemoni”

  1. ubadbmarko bilang

    Kenyataan hidup yang berteori.

    Reply

  2. Ecko bilang

    Wah, serius banget nih pembahasannya. Gak nyambung saya. Hehehe, jujur aja deh.

    Reply

  3. agil bilang

    salam kenal… tau blog saya dari siapa?

    wow! teorinya keren pisan. sebelum membaca blog ini, saya berpandangan lain terhadap definisi teori hegemoni. saya mendengar hegemoni lebih mirip heygaymoney.. yg artinya “Hey gay.. mau money?” ehehehe…

    agil menulis di blognya tentang PENGUMUMAN!!!

    Reply

  4. the gands bilang

    dasar otak aku lagi off. maaf ya pak, aku gak mudeng..

    Reply

  5. sigid bilang

    artinya hegemoni berkaitan erat dengan penguasaan material? :doctor:

    sigid menulis di blognya tentang Soundrenaline 2008, Seribu Musisi di Seribu Candi

    Reply

  6. otakkabel bilang

    waduh…
    mas uchan bikin ane pusing neh…
    :confused:

    otakkabel menulis di blognya tentang Free Friendster (FS) Layout

    Reply

  7. angus bilang

    :confused: kirain teori mengenai uang alias moni :hammer:

    lagi mudik di desa juragan,.. untung ada koneksi gratisan :hammer: :kissing:

    Reply

  8. langitjiwa bilang

    pertama: aku mengucapakn slmt menunaikan ibadah puasa ramadhan
    dan yg kedua aku hrs menyimak bnr potingan kamu ini,hehehehe…
    salamku

    Reply

  9. Rita bilang

    Tulisannya berat, kalau kepemimpinan, yang aku inget max weber, henry fayol dkk…. minim hiksss
    btw. Selamat manunaikan ibadah puasa (bg yg menjalankannya), semoga meraih pahala yg sebesar2nya, amien. Mohon maaf lahir dan batin, Rita and Fam.

    Reply

  10. Daus bilang

    Pernah belajar teori hegemoni dulu, hehe. Ada hubungannya dengan client-patron nggak sih?

    Reply

  11. Sikurochan bilang

    Ininih SEO yang ebat2, masuk jajaran 10 besar PR

    Sikurochan menulis di blognya tentang Cara membuat widget mesin pencari blog sendiri

    Reply

  12. Penggunaan Bahasa Eufimisme | UCHAN bilang

    [...] Teori Hegemoni [...]

  13. belajar seo bilang

    pernah juga dulu belajar teori hegemoni, tp cuma sepintas buat pendekatan karya sastra. sekarang udah lupa. thanks buat ulasanya :D

    belajar seo menulis di blognya tentang Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

    Reply

    uchan Reply:

    Sama2 mas. ayo kita sharing bareng

    Reply

  14. preme ikutan Aksi damai kampanye 2009 bilang

    ahahah gak mudeng sayah, hehehe salam kenal…

    Reply

    uchan Reply:

    Salam kenal juga deh :o

    Reply

  15. zeista bilang

    kehidupan kita sama kok dengan kehidupan di hutan, yang kuat pasti menindas yang lemah…

    tinggal bagaimana kearifan si terkuat tersebut dalam memimpin

    Reply

    uchan Reply:

    Yup, tapi konsep hegemoni ini terus digunakan oleh mereka yang berkuasa untuk merekaya kesadaran masyarakat yang dikuasai dan membuatnya tampak alamiah… Masyarakat pastinya hanya bisa nerima karena terlihat alamiah.

    Contohnya kayak orang yang lumrah musti bayar lagi biaya buat bikin KTP, biar cepet. Kalo gak bayar kurang diprioritaskan.

    :cd:

    Atau konsep bayar pajak yang semakin dipermudah, padahal pajak sekecil apapun adalah pungli legal yang terselubung.

    :shutup:

    Reply

  16. IHSAN bilang

    hagemoni berarti sangat mengerikan ya di jaman sekrang ini :matabelo:

    IHSAN menulis di blognya tentang Dapat Kaos Dari Bugiakso dan Kartu Debit Dari Payoneer

    Reply

  17. Tidak Timpang Sama Sekali | UCHAN bilang

    [...] terus. Ke dalam otak kita, melalui TV, koran, Internet. Diserap pelan-pelan oleh kita, sampai akhirnya pada suatu ketika kita menganggapnya lumrah. Hal-hal yang tadinya kita jijik melihatnya, sekarang seolah biasa saja. Bahkan, kita tidak bisa [...]

Subscribe SocialTwist Tell-a-Friend

Tertarik komentar atau sekedar blogwalking? Silaken. Link kontes SEO, referral, promosi pasti dihapus.

:malu: :norose: :army: :paws: :doctor: :confused: :rose: :ngacir: :kagets: :tv: :eek: :medicine: :fm: :kissing: more »