Masih Mau Globalisasi?

Monday 8 September 2008

Mari kita puja ramai2 dan agung2kan. Dapat dikatakan bahwa ini adalah mekanisme sangat pas buat sekarang untuk dunia yang lebih baik. Ekspansi luas tak terhingga, eksplorasi dunia baru. Ini adalah zaman perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ayo kita songsong globalisasi. Tidak ada batasan di sini. Berhenti merasa tabu. Jangan ketinggalan zaman!!!!! Mar….

(CUUUUUUTTTTTTTTT) Dan…

Tak ada lagi rasa toleransi, nilai-nilai kebersamaan, semangat gotong royong, dan keramahan khas Indonesia. Yang ada cuma individualisme yang mengedepankan budaya seks bebas, narkoba, dan konsumtif (Efek Rumah Kaca – Belanja Terus Sampai Mati).

Belum siap? Apa benar kita belum siap? Mental jelek orang Indonesia? Benarkah cuma soal mental? Arrgggghhhhh!!!!!! Memangnya siapa yang paling getol mendengung2kan konsep globalisasi? Jelas2 negara2 maju (barat) kan? Masyarakat superordinan yang meng-hegemoni (yang dikuasai setuju dan bahkan merasa harus) dunia sehingga kita merasa globalisasi adalah way of this era. Memandang globalisasi sebagai sesuatu yang perlu.

Ini bukan cuma persoalan mental dan bukan juga persoalan belum siap. Ini adalah soal penjajahan budaya, sekaligus implementasi dagang neo-kapitalisme (dulu produk yang dijual, sekarang budaya yang dijual). Ini adalah mekanisme penguasaan dan pendudukan atas kebebasan dan kedaulatan manusia secara individu. Kenapa gak liat Cina dan India yang bangga sama produk mereka sendiri? Bisa kita lihat kemajuan mereka sekarang seperti apa. Kini Cina dapat dikatakan sebagai kekuatan baru di dunia. Takut? Skeptis? Ah nggak kok. Cuma saya ngerasa rules2 globalisasi itu dari mereka2 yang superordinan aja. Bisa kita liat sekarang2 ini, biar kita bisa siap, kita malah asik menetek ke negara2 pengusung globalisasi tadi. Menjilat2 biar dikasi pinjaman tulang. Is an unfair game isn’t huh?

Gambar dari koran Republika 15 Agustus 2008

34 komentar pada artikel “Masih Mau Globalisasi?”

  1. pondokartis bilang

    aloow salam kenal aja :D , nice blog :D

    Reply

  2. Izandi bilang

    unfair?
    :ngacir:

    Izandi menulis di blognya tentang Mau paku berkonektor USB seharga $46?

    Reply

  3. Izandi bilang

    pintar-pintar kita sendiri ya mem-filter nya
    *nyambung ga sih?*kabuuuuurrrr:ngacir:

    Izandi menulis di blognya tentang Mau paku berkonektor USB seharga $46?

    Reply

  4. marshmallow bilang

    oke, keuntungan globalisasi mungkin outweighed oleh kerugiannya.
    tapi lagi-lagi, pencetus teori ini adalah negara adidaya, punya kuasa di segala bidang.
    setuju gak setuju, globalisasi pasti jalan.
    sejatinya kita tak lagi menentang, tapi memantapkan pertahanan.

    perfection is not created in a perfect condition.
    tempaanlah yang menjadikan besi kuat.

    Reply

  5. agil bilang

    saya rasa freesex ga ada kaitannya deh sama globalisasi. kecuali klo lo bilang “globalisasi maksiat”..

    Reply

  6. kyai slamet bilang

    tapi kita tidak kuasa menolaknya….:ngacir:

    Reply

  7. d3n5 bilang

    mereka bisa aja bilamg itu ini karena mereka merasa kuat di segala bidang kita mah cuma jadi mangsanya doang.

    makasih kunjungannya, lam kenal

    Reply

  8. kipas bilang

    Globalisasi memang nggak bisa dicegah datangnya… Tinggal bagaimana kita mensikapinya… menerima mentah-mentah atau pandai memfilter mana yang baik dan buruk

    Reply

  9. putradi bilang

    Tapi kayaknya itu adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Mau tidak mau suatu saat Globalisasi akan menghampiri kita. The only thing we can do is be prefared ! —halah .. so tw banget sayah .. padahal arti globalisasi saja sayah mah ngga ngerti .. hehehehe… :ngacir:

    Reply

  10. agil bilang

    so, semacam budaya yg membantu larisnya kondom gitu???

    brarti, bokap saya ikut melancarkan globalisasi maksiat dong.. kan dia ‘orang’ KB (mengingat KB jualan kondom dan pil koplo, saya pantes ngomong gini).

    Reply

  11. pinky bilang

    Hello UCHAN ….
    Thanks kmrn dah mampir ….
    Ayo kita songsong globalisasi, jangan melempem …. he3x….
    :cd:

    Reply

  12. emfajar bilang

    ambil yang baik dan buang yang jeleknya.. :beer:

    Reply

    kandra Reply:

    sayangnya kebanyakan yang sering diambil yang jelek-jeleknya mas..:malu:sok taw ane :ngacir:

    kandra menulis di blognya tentang Elements of Novel and Stories

    Reply

  13. elmo bilang

    tinggal kita pandai-pandai nyikapinya :rain:

    Reply

  14. si Dion bilang

    mulai dari diri sendiri, hal yang kecil dan mulai dari sekarang juga!

    Reply

  15. kucingkeren bilang

    globalisasi memang -mau tidak mau- harus mengadopt jg budaya luar. kalau tdk begitu ya bukan globalisasi namanya. Soal baik atau tidak, tergantung masyarakat sendiri mengyikapinya bgmn… duhhh serius amat sih ni comment.. :confused:

    kucingkeren menulis di blognya tentang Oh Sang Penggoda..

    Reply

  16. budiernanto bilang

    budaya kapitalisme itu bagus tauuu, jadinya yang kaya terus aja kaya, siapa sih yang mau jadi orang miskin?

    Reply

  17. alfaridzy bilang

    solusinya apa?:confused:
    :ngacir:thanks information

    Reply

  18. nich bilang

    yah ambil positipnya aja, hehehe

    filtrasi tetap perlu, pola pikir yang terbuka dan menjunjung tinggi humanisme adalah beberapa poin yang bisa dianut.

    saya juga gak respek sama yang namanya kapitalisme, apalagi embel-embel “kalau gak ikut arus .. maka akan tergilas”
    yang bener kan, kalau gak ikut arus .. berarti *jelas* bukan ta*k hanyut :shutup:

    nich menulis di blognya tentang Ketika dan Hujan

    Reply

  19. gus bilang

    satirisme logo cocacola-nya saya suka banget. sangat kiri…

    gus menulis di blognya tentang Review Blog This Week: Jovie Blogspot – Sebuah Kecerdasan Si Pembelajar Cepat

    Reply

  20. fetro bilang

    mau gak mau yang namanya makhluk globalisasi mesti kita telan. tetapi meminimalkan kejelekan globalisasi itu yang harus kita pikirkan :) ampe keringetan mau nulis ginian

    fetro menulis di blognya tentang KatroK

    Reply

  21. omith bilang

    susah bow ngelawan kapitalism..:fm:
    lambat laun sesama kapitalism akan bersaing dan akan terbunuh oleh kelompok kapitalism itu sendiri..

    kita masih masuk dalam kelompok kapitalism yang pengertian, misalnya kita bekerja masih ada keringanan cuti haid ato dapat tunjangan baahkan bonuS…..:ngacir:

    btw jawaban komen mu @my blog : kepengen apa siy?:confused:kalomao gabung bantu monggo silahkan ..:army:

    omith menulis di blognya tentang Gerakan 1o0o buKu : mendekati pencapaian SEWON !

    Reply

  22. ekads bilang

    wah, si empunya blog ternyata sedang online ya?
    capitalism itu apaan sih? masih sodaraan ama cocacola ya?

    ekads menulis di blognya tentang 23.05 to 02.40

    Reply

  23. byme bilang

    prihatin lihat indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya diriku pada sempitnya,betapa tidak
    indonesia menghalalkan segala cara agar keinginan terlaksana agar uang didapatkan (borak, daging sampah, pemutih)
    dunia ini global warming dan terus berlanjut, coba lihat film truth inconvenience menggugah mental dan pikiran kita harusnya, stop global warming cintai linkungan,
    diriku yang tidak habis-habisnya dengan dosa,
    salam kenal semuanya
    byme dengan logo alien gundul di http://websitegue.co.cc/2008/09/blog-walking-in-the-mission.html

    byme menulis di blognya tentang Doa yang Salah Jurusan

    Reply

  24. Poetra Indonesia bilang

    Hmmm….
    Globalisasi ya . . .
    :army:

    Poetra Indonesia menulis di blognya tentang Silaturrahmi

    Reply

  25. Game Gratis | game symbian gratis, game java gratis, game psp gratis bilang

    Nama makanan apa tuw?? (‘-’)

    Reply

  26. miTadRiani bilang

    Wow! blognya lucuu…

    miTadRiani menulis di blognya tentang TIPS BERPUASA ALA MITA [plus FREE DOWNLOAD SONG]

    Reply

  27. wi3nd bilang

    9lobalisasi dlm hal apa dulu neeh?
    y9 terpentin9 adalah kenali diri sendiri dan persiapkan untuk ituh?taulah mana yg harus dan tak harus,ituh sajah..:ngacir:

    Reply

  28. rizoa bilang

    kapitalisme.. bener tuh.. kita udah kalah jauh….hehehe nyambung gak??]

    Reply

  29. Bayu Aditya bilang

    efek kemajuan zaman? toh ngga bisa ditolak kedatangannya

    Reply

  30. uwiwu bilang

    guru uchan, bagus itu logo coca colanya hehehe minta ? :malu:

    Reply

  31. genthokelir bilang

    kalo itu yang di tawarkan waduh pikir pikir dulu deh hahaha saya mending tinggal di kampung yang masih kental gotong royongnya

    Reply

    kandra Reply:

    kampung sekarang juga terkena dampak globalisasi kok mas.. ditempat ane aja anak mudanya sering teler :malu:, punya fs aj bangga bukan main, semangat gotong royong :confused:keknya dikit lagi terkikis deh dengan induvidualisme and komunitasisme (halah bahasa apa ini):malu:hanya sedikit yang mampu memfilter arus budaya yang bercampur baur tersebut. jadi solusinya kek mana ya?? :ngacir:

    kandra menulis di blognya tentang Elements of Novel and Stories

    Reply

  32. goens bilang

    blognya keren warna-warni isinya he..he….
    mampir ya ke gudang hikmahku di http://newmasgun.blogspot.com

    goens menulis di blognya tentang Entrepreneurship :Ciri-ciri Entrepreneur

    Reply

Subscribe SocialTwist Tell-a-Friend

Tertarik komentar atau sekedar blogwalking? Silaken. Link kontes SEO, referral, promosi pasti dihapus.

:malu: :norose: :army: :paws: :doctor: :confused: :rose: :ngacir: :kagets: :tv: :eek: :medicine: :fm: :kissing: more »