Negeri 1000 Pulsar
Dalam perjalanan 10 hari saya kemarin, saya sempat terdampar semalam di kepulauan Colombo. Situasi di sana saat itu sedang tegang sehubungan dengan adanya konflik bersenjata antara pemerintahan Sri Lanka dengan pemberontak Macan Tamil. Pemeriksaan imigrasi di Bandara sangat ketat dan lama, butuh waktu 1 jam untuk bisa keluar dari airport menuju ke penginapan terdekat.
Yang menarik dari negeri ini, stereotip nilai-nilai kecantikan belum begitu terpengaruh nilai budaya barat (putih, tinggi, langsing). Di sini, pramugarinya memakai pakaian khas India dengan pusar terbuka (tentunya lipatan gelambir lemak terlihat), kulit yg tidak putih, hidung pesek, dan orang-orang yang tidak terlalu tinggi. Budaya barat masih belum masuk sepenuhnya dalam keseharian para penduduknya.
Dari segi transportasi yg digunakan, jarang sekali terlihat motor dari pabrikan Jepang di jalanan. Para penduduk menggunakan motor pabrikan dari India, seperti Bajaj atau TVS. Benar-benar karakter penduduk yang mencintai budaya dan alamnya sendiri, dan tentu produksi bangsa rumpun mereka sendiri (mungkin karena kesamaan latar belakang Agama Hindu). Dalam keseharian mereka memakai Sari, sedangkan para lelakinya memakai sarung.
Oh iya, gambar di atas adalah Bandara International Kolombo. Dengan sedikit polesan photoshop, gambar saya yang di sebelah kiri dibuat terlihat siluetnya saja.






Wednesday 1 April 2009 10:52 pm (on
beh,akhirnya pulang jg..wih dah sampe kemana2 ya mas?jadi ngiri
mencintai produk sndiri,n tetep stay dgn budaya stempat memang bgs mas,tp terlalu menutup diri dari luar malah membatasi diri dari kemajuan
Reply
uchan Reply:
)
April 2nd, 2009 at 6:23 am (on
Masalahnya yang dari “luar” itu diekspos sedemikian rupa sampai jadi tatanan hidup baru. Dan itu yang menyedihkan dan sedang terjadi di Indonesia
Reply
topanz Reply:
)
April 2nd, 2009 at 10:16 am (on
yup, itulah yg namanya kelemahan
. contoh cina, tetep terbuka dgn luar, tp justru produktif..dan budaya aslinyapun tidak hilang.. eh tp bkn maksud membanding2kan lho
topanz menulis di blognya tentang Ngeblog Dengan Penuh Rasa Percaya Diri
Reply
Wednesday 1 April 2009 11:58 pm (on
wah ternyata pergi ke sana ya tau anya terdampar
pergi ke mana sih?
info tentang laur negeri kaya gitu MANTAP mas, dikala indonesia mulai diterjang budaya luar yang susah disaring
dan anak negeri mulai tepana dan terpengaruh dunia luar yang belum tentu semuanya benar
mereka masih bangga dengan pruduk dalam negeri, jadi ngiri
IHSAN menulis di blognya tentang Jadikan Segalanya Hobi Plus Cinta
Reply
Thursday 2 April 2009 12:05 am (on
Pulsar kan mahal
Reply
uchan Reply:
)
April 2nd, 2009 at 6:23 am (on
Murah atuh jeung. Di negara asalnya malah lebih murah lagi
Reply
kandra Reply:
)
April 3rd, 2009 at 9:25 am (on
ooooooooo pulsar motor ya..
tadi tak kirain pusarnya cewek srilanka ..
:ngacir:
kandra menulis di blognya tentang Upgrading is a pain in the butt
Reply
Thursday 2 April 2009 1:30 am (on
sekilas pas baru masuk, kukira judulnya negeri 1000 pusar, setelah selesai baca nengokke ataslagi ternyata….he..he….
Reply
Thursday 2 April 2009 6:16 am (on
da balik chan?
seru ya yan9 abis jalan jalan ….:ngacir:
Reply
uchan Reply:
)
April 2nd, 2009 at 12:04 pm (on
Iya wind, seru mpe ga mau balik kalo ga inget kerjaan
Reply
Thursday 2 April 2009 7:03 am (on
kau kesana uchan? weh senangnya….
ketemu tuan takur gak? kamu main kuch-kuch hota hai edisi 2009 ya hehe…
oleh2 nya gan…
antown menulis di blognya tentang Tips Membuat Permainan Ular Tangga
Reply
Thursday 2 April 2009 9:38 am (on
Coba kalau indonesia mau kayak gitu ya….
tapi sayang kayaknya nggak mungkin. Lha wong saya sendiri nggak pakai barang dalam negeri :malu::eek:
Bintang menulis di blognya tentang Script Gratis untuk text editor
Reply
Thursday 2 April 2009 1:49 pm (on
wew enak bisa jalan-jalan ke luar negeri:kissing:
Cipzto menulis di blognya tentang Dapet PR juga dari Mbah
Reply
Thursday 2 April 2009 5:40 pm (on
blogwalking here with this lovely smile
have a gorgeous day
Reply
Thursday 2 April 2009 6:56 pm (on
waks… jauh amat perjalanan nya…
ayo cerita lagi dunk..
Reply
Thursday 2 April 2009 7:29 pm (on
Hemm..mungkin kita harus meniru India,dalam menjaga budaya kita sendiri dan tdk sepenuhnya terpengaruh budaya2 luar..
che_3z menulis di blognya tentang Menjalankan Game Windows di Linux
Reply
Friday 3 April 2009 3:57 am (on
waaaa… asyiiikk!!!
setiap perjalanan memang musti memperkaya wawasan ya, chan? dan menuliskan serta membaginya di sini jadi ikut memperkaya pengetahuanku juga. thanks, chan.
hmm… mustinya nilai-nilai kearifan lokal musti dipertahankan. kelemahan gloablisasi ada di sini, bahwa dengan adanya kampung dunia, nilai-nilai budaya juga sifatnya jadi mengglobal, seragam! tidak ada lagi eksotisme karena semua budaya asing sudah diinternalisasi. ah!
Reply
Friday 3 April 2009 9:29 am (on
kalo orang srilanka make tvs ato pulsar itu wajar sebagaimana yang uchan sebutkan mungkin mereka lebih memilih produk dalam negeri. lagian mereka telah mampu membuat motor sendiri dan penduduknya menghargai dengan banyak memakai motor hasil ide dan usaha sendiri tersebut.
nah kalo indonesia, meskipun masyarakatnya bisa membuat barang-barang aspal tapi hingga saat ini belum ada yang ane temui motor hasil ide dan buatan anak negeri. atau udah ada yach???
Reply
Friday 3 April 2009 2:39 pm (on
aca aca aca:thumbup:
gw setuju :beer:
mang keren, tu negri, walo baru denger dari tetangga ngoceh bareng.
tp masak nya jon
:amazed:
Reply
Saturday 4 April 2009 7:56 am (on
Reply
Saturday 4 April 2009 9:07 am (on
lah kok bisa liburan sana chan…gile ningalin indonesia sepuluh hari hhehehe ngak bilang2 ke sana euy
Reply
Saturday 4 April 2009 4:46 pm (on
Berapa ongkos tiket pesawatnya kang ? :ngacir:
Reply
Sunday 5 April 2009 1:08 am (on
Wah, insting bisnisnya susah diprediksi, tapi tajam. Bakal segera terjalin nih kerja sama perdagangan Sri Lanka-Indonesia.
Awam Baihaqi menulis di blognya tentang Nabi, DPR, dan Politik
Reply
Thursday 9 April 2009 7:51 am (on
saya sendiri belum pernah ke Srilanka. Saya baru tahu kalau penduduknya cukup mencintai budaya mereka sendiri dan tidak ikut2an arus globalisasi. Ada baiknya hal ini karena artinya mereka akan lebih mencintai produk dalam negeri sehingga ekonomi mereka akan lebih stabil.
Reply
Friday 10 April 2009 9:18 am (on
Lho OM ..
KOk pergi g ajak”??
jahaaaatt neh!!!!
btw perjalanan dinas kah?
Reply
Monday 13 April 2009 3:01 am (on
Pengen liat pusar cewek :kissing:
Reply
Wednesday 15 April 2009 12:50 pm (on
Katanya makin gede gelambirnya makin bagus.. hehehe artinya makin makmur kli yaa
Ade menulis di blognya tentang Komunikasi
Reply
Thursday 16 April 2009 12:51 pm (on
Woh jauh amat jalan2e
Reply