Tidak Timpang Sama Sekali
Misalnya kita pernah dengar ada yang bilang;
- “Harusnya layanan PPLN (Persatuan Penyedia Lilin Nasional) bisa lebih baik, wong penyedia service cuma Anda doang (monopoli). Apalagi hampir tiap tahun tarif dinaikkan.”
- “Gaji menteri Negara Xendonezyah tergolong rendah dibanding negara-negara lain di kawasan EFGHedonis, karena itu gaji menteri memang mesti dinaikkan.”
- “Apa-apaan sih Jasa Mangga (mangga-silakan, silakan lewat -red), wong make jalanan tinggal make, kok tiap tahun dinaikin terus tarifnya? Udah mana macet-macet juga.”
Merasa hal-hal tersebut timpang? Well, ternyata tidak. Menurut bapak ekonomi Adam Smith (capitalism verse), kepuasan manusia memang tidak terbatas. Tidak ada yg boleh melarang manusia untuk berusaha semau perut dan kelamin dia sama sekali. Jadi, apa yang menurut Anda timpang itu ternyata TIDAK TIMPANG SAMA SEKALI!!!
Dan berhubung yang mengeluarkan instruksi tersebut adalah Negara, sebagai warga negara yang baik Anda harus mengikuti aturan tersebut. Jika Anda memberontak, Anda akan dicap separatis dan dianggap berbahaya bagi negara. Mantab bukan saudara-saudara? ![]()
Hal-hal ini disosialisasikan terus. Ke dalam otak kita, melalui TV, koran, Internet. Diserap pelan-pelan oleh kita, sampai akhirnya pada suatu ketika kita menganggapnya lumrah. Hal-hal yang tadinya kita jijik melihatnya, sekarang seolah biasa saja. Bahkan, kita tidak bisa hidup tanpanya.

Water in Jakarta, Indonesia, The Most Expensive Water on Southeast Asia
Racism Analogy in Super Mario Game
Armed Police vs. Student Demonstrations in Jakarta
The Visualization or the Content?
Mohon maaf ane mesti pertamaXXX di thread ane sendiri
<—- jus jeyuk
nyindir nih, ntar saya pritakan loh…
Nyindir siapa yah, saya kan ga nyebut merk tertentu secara spesifik di atas
dulu pas kendaraan belum rame..penduduk g sepadat kerang..kok belum ada yang berontak?wkekekeke..tapi memang yang diatas sono yang harusnya memikirkan pemecahan masalah2 ini..wong kewajiban kita cuma bayar pajek listrik kok.. toss
Nah itu, apa tidak dipikirkan masalah2 pembengkakan penduduk? Apa mereka cuma sekedar bikin jasa doang, padahal (kasus PPLN) mereka berusaha buat hajat publik (makanya monopoli).
:kagets: tapi nyatanya emang kerjaan pemerintahan kaga pernah beres, bukannya rakyatnya yang gak pernah puas koq
Btw, ni pemerintahan dan rakyat yg mana
salesnya terlalu jago jadinya antara yang jualan cari customer baru sama kapasitas produksinya gak imbang…
dah tau gitu masih aja promosi terus, yg penting mengeruk duid sebanyak2nya… ckckck
eman9 iya seeh kenyataannya kaya 9itu chan ..
kepuasaan yan9 nda terbatas,manusia tuch nda pernah puas hin99a akhir hidupnya..:???:
mu sampe kapan yaaaa…
Sampai sistem jahanam pake kedok globalisasi ini dihapuskan
nice posr
Thx
Urusan Benar atau salah sangat jelas tapi urusan kepuasan, bagus, beres atau tidak nya sangat relatif tergantung paradigma individu masing-masing.
Nah kalo pake perspektif capitalism verse, paradigma kepuasan individu ga ada yg membatasi. Pemabuk menganggp mabok masuk ke kebutuhan primer. Para blogger juga menganggap internet masuk kebutuhan primer. Mereka yg di pelosok2, makan aja syukur.
Sistem ini gw rasa jelas2 jahanam.
Saya kira pada perspektif itu memang kembali kepada individu masing-masing tapi acuan benar atau tidak sangat jelas. contoh yang saya ambil dari contoh yang djelaskan begini Pemabuk menganggp mabok masuk ke kebutuhan primer, it’s Ok tapi benar gak secara agama islam, tentu tidak hukumnya haram secara hukum tentu tidak benar terus soal pemabuk itu mau ikut jalan yang benar atau tidak tetap kembali ke individu masing dengan segala konsekuensi. So Sependek pengetahuan saya paradigma individu tidak selalu selaras dengan kebenaran yang ada. Just My Opinion.
Setuju. Sayangnya masyarakat sekarang sudah tidak setuju dengan nilai2 kebenaran itu. Ini yg jadi sangat menyedihkan.
Gak juga, relatif sekali. Masyrakat yang mana dulu. Buktinya. Saya orang yang jujur yang masih memegang prinsip kebenaran (ala), hehehehe :metal:
Bagus kalo masih ada orang2 seperti mas, sayangnya masyarakat sekarang sudah banyak yg ninggalin agama. Kasus model2 makanan daging yg ga jelas keberadaannya, yang penting murah, peduli setan dengan babi atau bangkai.
Kira2 orang2 model kayak mas ada sebanyak apa? Saya sudah terlanjur skeptis dengan negara ini
bos ucan, pengin deh tema wp yang kayak blog ini, tapi yang gratisan yah kalo ada aja
Theme ini jelek sekali dilihat pake IE6 ke bawah
Nanti saya carikan kalo ketemu mirip2
Yang pertama setuju banget.
Btw salam kenal ya.
Salam kenal juga bro, thx dah berkenan mampir
kinerja pemerintah masih melempem….jadi seperti nya masyarakat tanpa pemerintah kayak nya masih jalan..so…? kumaha…? pacu atuh para punggawa2 pemerintah…..jgn loyo..rakyat mu neeh menejrit
yeah untuk semnatara ini ngikut dulu dech
klo dah jadi presiden nanti akan Q sesuaikan :peace:
he he he tapi kapan ya?
Ane tunggu realisasi janji kerennya
<— jus jeruk
hahahaha….
bisa aja guyonannya…..
lucu-lucu…… masak PLN jadi penyedia lilin Nasional… bisa aja kamu….
Setelah baca posting ini
bomb aja PLN nya!!!!
hehehehe…boleh3