Archive for the ‘Serius (Terlalu!)’

Are You Prepare for the Indonesian Election Day?

Monday 24 March 2014 | Comment (1)

the election days in Indonesia are near. Did you already decide which party will you choose? If not, or because you have a doubt in those party, I’ll give you some guide so I hope it can “illuminate” < — :mrgreen: you .

I have some pictures which contain facts about Indonesian politics nowadays. There are many case about corrupter on TV, and yes they are displaying fact but using certain manipulating mechanism. ( More … )

Blackberry Z10 Everywhere

Wednesday 10 April 2013 | post a comment

Our nation is on the peak stage of consumerism that causes blurring of national identity. Bhinneka Tunggal Ika (unity in diversity) and Pancasila it’s only a state philosophy, while people will choose from what they see and like.

For comparison, Blackberry vs Pancasila, … obviously people would prefer the Blackberry than Pancasila. Our society looking for money, working furiously just to buy a Blackberry, while Pancasila getting abandoned.

BB everywhere

The rise sales of Blackberry Z10 in Indonesia remind me with some bastard who write this on 2009

Akun Twitter TrioMacan2000 Bayaran?

Tuesday 9 October 2012 | Comments (3)

Bayaran? logika sederhana yang menarik untuk melihat fenomena twit akun TrioMacan2000. Sempat dituding tidak konsisten karena merilis twit yang menyerang cawagub Jakarta secara bergantian. Namun sebelum bergerak lebih jauh, kita bisa tarik analisa lebih lanjut.

idiot-nation

Foke, siapa tidak kenal dia? Perangai arogan yang ditunjukkan ketika menghadapi korban kebakaran sangat mudah diekspos oleh media untuk membuatnya terlihat bar-bar. Perilaku latah yang tidak mengikuti trend (mengacungkan jari tengah) segera dimanipulasi untuk membuat cawagub berkumis ini terlihat bodoh.

( More … )

Metro TV Claim: “Rohis is Terrorist”

Monday 17 September 2012 | Comments (2)

If everybody hate politics much, then why taking information source from this two scumbag media; Metro TV and TV One? Both of them form political party and actively spread terrorism mechanism when incident happened, and even display it live as reality show. Once again, open your heart and your eyes widely.

islam hatred tendentious

Recently, Metro TV create new story about terrorism and they said if rohis is terrorist. The Rohis term refers to Rohani Islam, an extracurricular activity which provide Islamic knowledge to it’s member. This statement is irrational and Islam hatred tendentious.

( More … )

Berita Sampah

Wednesday 18 April 2012 | Comments (9)

Sebuah berita di portal berita elektronik ternama, detik.com, benar-benar terasa memuakkan. Dalam judul mungkin sempat terungkap nada keprihatinan, tapi isi beritanya tidak lain adalah sampah. Berita itu menceritakan tentang sebuah foto yang memenangkan hadiah pulitzer.

Foto yang memenangkan hadiah tersebut menampilkan peristiwa tragedi kemanusiaan. Seorang anak berumur sekitar 7 tahunan menangis berdiri, dikelilingi mayat-mayat yang bergelimpangan. Darah bersimbah di mana-mana, sementara lutut si gadis pun terlihat berdarah.

pulitzer

Serangan itu sendiri terjadi di Afganistan. Sebuah negara mayoritas muslim yang dibenci seluruh dunia dengan stigma terorisme. Tidak ada yang peduli bagaimana nasib mereka, termasuk media-media barat. Stigma itu kembali tertuang pada berita sampah yang dapat Anda lihat pada tautan berikut:

http://inet.detik.com/read/2012/04/18/123219/1895214/1277/foto-memilukan-gadis-afghanistan-diganjar-pulitzer-2012

Sampah karena berita itu bertendensi datar. Menceritakan bagaimana kapan foto tersebut tercipta, saat sedang apa, dan siapa wartawan yang mengambil. Tidak ada komentar sama sekali mengenai foto yang melanggar batas kemanusiaan tersebut.

Diksi (pilihan kata) yang menunjukkan kesimpatikan cuma terdapat pada judul, yakni memilukan. Paragraf pertama terdapat kata bom mematikan. Selebihnya berita ini cuma menceritakan siapa dan kapan foto itu diambil, jumlah hadiah yang diperoleh, serta para nominator untuk karya foto lain.

Jikalau Anda mengatakan bahwa berita di detik tersebut sekedar mencoba netral, bolehkah saya pertanyakan bagaimana rasa kemanusiaan versi Anda? Atau terserah jika Anda menuduh saya anti-Yahudi atau Amrik atau apalah, namun bagaimana jika kejadian tersebut menimpa Anda?

The loneliest people were the one who always spoke the truth