<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UCHAN &#187; detik</title>
	<atom:link href="http://utchanovsky.com/tag/detik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://utchanovsky.com</link>
	<description>Did I Have a Story?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 05:09:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Catatan Tiga Hari Kemarin</title>
		<link>http://utchanovsky.com/2009/02/catatan-tiga-hari-kemarin/</link>
		<comments>http://utchanovsky.com/2009/02/catatan-tiga-hari-kemarin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 08:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Did I Have a Story?]]></category>
		<category><![CDATA[detik]]></category>
		<category><![CDATA[internazionale]]></category>
		<category><![CDATA[valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://utchanovsky.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[14 Februari Style old school cokelat dan bunga masih tetap ada di tiap 14 februari. Masih diekspos oleh industri, budaya menggenjot dagangan cokelat di event yang makin ke sini makin terasa basi. Diikuti oleh dress khas valentine yang wajib dibeli, dan jenis bunga tertentu yang juga ditunggangi jualan parfum. TV2 semacam MTV menggila, menyosialisasikan budaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>14 Februari</strong><br />
Style old school cokelat dan bunga masih tetap ada di tiap 14 februari. Masih diekspos oleh industri, budaya menggenjot dagangan cokelat di event yang makin ke sini makin terasa basi. Diikuti oleh dress khas valentine yang wajib dibeli, dan jenis bunga tertentu yang juga ditunggangi jualan parfum. TV2 semacam MTV menggila, menyosialisasikan budaya yang kita sendiri gak ngerti dan dipaksa mengerti karena dicekoki setiap hari &#8220;Apa si loh gak gaul?&#8221;.</p>
<p><span id="more-724"></span>Tapi ada yang lebih substansial, entah berapa banyak darah perawan mengalir ke kasur, entah berapa banyak keperjakaan yang terlepas. Entah berapa miliar duit berputar di seluruh dunia untuk hotel atau karoke dengan room tertutup pada malam hari di 14 februari, plus jutaan kondom yang ludes terjual. Ke depannya mungkin ada ratusan bayi yang diaborsi bagi mereka yang hijau dan kemakan trend &#8220;gak afdol valentine-an gak ML&#8221;.</p>
<p><em>(hahaha gw emang tukang nge-judge)</em></p>
<p><strong>15 Februari</strong><br />
Menemukan ratusan bercak-bercak &#8220;met valentine&#8221; di Facebook dan Friendster, dan blogsphere yang seketika ber-pink ria. (seolah-olah) Gak mikir ada hidup selepas mati, ada pertanggungjawaban selepas nanti. Huahuahua, bagus udah kena racun <a href="http://apps.facebook.com/mobwars/" target="_blank"><strong>MobWars</strong></a> di <a href="http://www.facebook.com" target="_blank"><strong>FB</strong></a> gara-gara <a href="http://mppersonal.com/" target="_blank"><strong>Mpesso, el mafio italiano</strong></a>. Lumayan buat mengganti aktivitas blogwalking yang musti di-stop dulu sampe bau2 pink+bunga+cokelat hilang 2-3 minggu ke depan. (<em>nge-game terus, seolah2 ga inget mati</em>)</p>
<p><strong>16 Februari</strong><br />
Gaya wartawan sport detik yang menyebalkan ketika mengekspos Milan bak &#8220;dewa&#8221; tiba-tiba dibungkam oleh dua gol Internazionale. Entah cacian apa yang keluar hari ini di situs pemujaan mereka, mengomentari kekalahan dengan nada gak ikhlas&#8230; wkwkwk. Berhubung ini media saya, I scream a loud by saying, &#8220;Milan fight like a sassy girl!!!!&#8221;</p>
<p>PS:<br />
- Postingan maki2 ini gak ada hub sama status kejombloan saya.<br />
- Detik sucks, it is. Mereka selalu berat sebelah mengulas derby ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://utchanovsky.com/2009/02/catatan-tiga-hari-kemarin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya di Detik.com</title>
		<link>http://utchanovsky.com/2008/08/saya-di-detikcom/</link>
		<comments>http://utchanovsky.com/2008/08/saya-di-detikcom/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serius (Terlalu!)]]></category>
		<category><![CDATA[Blog independen]]></category>
		<category><![CDATA[detik]]></category>
		<category><![CDATA[diskriminasi]]></category>
		<category><![CDATA[eksploitasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://utchanovsky.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Apersepsi (sebelum masuk ke inti persoalan postingan ini) isi agak2 provokatif Saya anti-pornografi (ada banner situs bersih) Saya beragama (ada tab religius di blog saya) Sehubungan dengan santernya rencana pemerintah (M Nuh) untuk memblokir youtube dan rapidshare beberapa waktu yang lalu100x (informasi ini sudah sangat basi), Detik.com sempat menghadirkan liputan dan semacam jajak pendapat terbuka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apersepsi (sebelum masuk ke inti persoalan postingan ini)</p>
<ul>
<li>isi agak2 provokatif</li>
<li>Saya anti-pornografi (ada banner situs bersih)</li>
<li>Saya beragama (ada tab religius di blog saya)</li>
</ul>
<p>Sehubungan dengan santernya rencana pemerintah (M Nuh) untuk memblokir youtube dan rapidshare beberapa waktu yang lalu100x (informasi ini sudah sangat basi), Detik.com sempat menghadirkan liputan dan semacam jajak pendapat terbuka untuk khalayak mengenai persoalan ini. Sebenarnya bukan jajak pendapat sih, hanya saja masyarakat yang membacanya dipersilakan untuk meninggalkan komentar.</p>
<p><span id="more-170"></span></p>
<p>Guest what? <img src='http://utchanovsky.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  kehkehkeh. Saya sempat meninggalkan jejak di sana lantaran ikut2an jengah dengan kebijakan gali-tutup lubang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Lha wong sumber terbesar pornografi adalah VCD di Harco Glodok, tabloid esek2, tayangan info<strong>tai</strong>ment seleb, dan sinetron basi (yg rata2 jiplakan dari luar).</p>
<p>Internet adalah entinen kecil dan hanya sekian mili dari keseluruhan kilometer persoalan Indonesia (bagaimana jika kita ngomong gizi buruk, pendidikan mahal, kesehatan mahal, monopoli pemilik modal, budaya konsumtif, transparansi subsidi BBM, korupsi, suap, Ryan, dsb yg gak bakal ada habis2nya). 80 triliun untuk itu? Apakah?</p>
<p style="text-align: center;">Silakan cek sendiri berapa jumlah pemakai internet di Indonesia <strong><a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/16/time/155524/idnews/720923/idkanal/328" target="_blank">di sini (sumber detik)</a></strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone" src="http://i237.photobucket.com/albums/ff103/utchanovsky/detik-1.jpg" alt="" width="380" height="229" /></p>
<p>Anehnya setelah beberapa hari :confused: , list kumpulan komentar tersebut tidak dimuat lagi oleh detik. Apa karena isinya bikin kuping M Nuh CS (Roy Suryo) terbakar atau bagaimanalah. Yang jelas kesimpulan saya, peristiwa ini semakin mempertegas ke persoalan arah tujuan ngeblog di halaman <a href="http://utchanovsky.com/about/" target="_self"><span style="text-decoration: underline;"><strong>about</strong></span></a> utchanovsky.com.</p>
<p>Kompor (ngeflame)? Ini pendapat saya secara pribadi, dan saya sebagai manusia berhak berpendapat, begitu juga Anda. Mau bilang terlalu bebas? Kebebasan yang tidak bertanggung jawab? Norma-norma? Saya rasa nilai-nilai norma dan aturan saat ini sudah dipegang dan dikendalikan oleh kelompok superior (dominan) di negara kita. Norma dan budaya adalah produk yang bisa diekspos sedemikian rupa, digenjot terus sampe ke permukaan, disosialisasikan membabi buta kepada masyarakat.</p>
<p>So, mau pake parameter kebebasannya siapa? Sepertinya pertanyaan kebebasan yang bertanggung jawab seperti apa menjadi tidak relevan karena parameternya sendiri corupt (rusak).</p>
<p>80 triliun yang katanya buat memperbaiki sektor yang cuma tergarap sekian persen di negara kita???? Yang kalau ditanyakan bagaimana progresnya sekarang, malah berkesan hangat-hangat tai ayam???</p>
<p style="text-align: center;">:gila: :cd:</p>
<p>Saya pribadi lebih ngeliatnya sebagai pemberangusan atas kebebasan berbicara dan informasi di Indonesia. Sebuah perwujudan atas kebijakan hegemoni, di mana yang dikuasai secara rela menerima dominasi dan bahkan menyetujuinya (untuk itu 80 triliun saya rasa setimpal). Atas dasar itu saya akan berlaku seperti detik (komentar kontra-pemerintah dihapus). Berhubung ini di rumah saya, komentar kontra-saya akan dihapus.</p>
<p style="text-align: center;"> <img src='http://utchanovsky.com/wp-includes/images/smilies/icon_mad.gif' alt=':mad:' class='wp-smiley' />  :p :peace:</p>
<p style="text-align: right;"><strong>&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;</strong> :ngacir:</p>
<p>PS:<br />
Masih menanti pemimpin yang emang tulus peduli rakyat dan mau ngebangun Indonesia serta berani mendobrak hegemoni kapital. Bertindak demi kemajuan bagi mereka yang dipaksa hidup menderita dengan kualitas barang2 di bawah kelas dua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://utchanovsky.com/2008/08/saya-di-detikcom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
