<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UCHAN &#187; hardware</title>
	<atom:link href="http://utchanovsky.com/tag/hardware/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://utchanovsky.com</link>
	<description>Did I Have a Story?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 05:09:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>HP Compaq Presario CQ40-337TU on Ubuntu 9.04 (2)</title>
		<link>http://utchanovsky.com/2009/07/hp-compaq-presario-cq40-337tu-on-ubuntu-9-04-2/</link>
		<comments>http://utchanovsky.com/2009/07/hp-compaq-presario-cq40-337tu-on-ubuntu-9-04-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 07:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchan</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Anak Rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[GNU/linux]]></category>
		<category><![CDATA[hardware]]></category>
		<category><![CDATA[laptop]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://utchanovsky.com/?p=982</guid>
		<description><![CDATA[This the update information of my previous post. Overall, I feel satisfied with Ubuntu Jaunty on my CQ40-337TU. The 3D desktop running smoothly and sophisticated. All device work well, such Wi-Fi, optical drive, and webcam. But, there is other problem which is very annoying. I read the manual about my laptop. It&#8217;s say that the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This the update information of my previous post. Overall, I feel satisfied with Ubuntu Jaunty on my CQ40-337TU. The 3D desktop running smoothly and sophisticated. All device work well, such Wi-Fi, optical drive, and webcam.</p>
<p>But, there is other problem which is very annoying. I read the manual about my laptop. It&#8217;s say that the battery life can reach about 4 hours 15 minutes. When I&#8217;m running Ubuntu on it, battery life can only reach about 2 hours (using 3D desktop effect, browsing activity, and USB wire modem attached).</p>
<p>I&#8217;ve try tweaking the power consumption. First, I adjusting display brightness into lowest level. Then, switch the processor volt into power save mode. I also turn of the desktop effect (same problem with Vista on Aero mode) and WiFi device. And I got about 3 hours.</p>
<p>Where&#8217;s another 1 hour? Any suggest for my laptop, or should I back to Vista the P1r4t3s 3d1t1on?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://utchanovsky.com/2009/07/hp-compaq-presario-cq40-337tu-on-ubuntu-9-04-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Paling Bodoh Mengenai Core2Duo</title>
		<link>http://utchanovsky.com/2008/06/penjelasan-mengenai-core2duo/</link>
		<comments>http://utchanovsky.com/2008/06/penjelasan-mengenai-core2duo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 02:48:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchan</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Anak Rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[hardware]]></category>
		<category><![CDATA[intel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://utchanovsky.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Penjelasan paling bodoh mengenai Core2Duo (VERSI SAYA). Mengapa disebut paling bodoh, karena ini adalah penjelasan menurut saya yang orang awam dan bukan anak IT. Mungkin anak IT yang lain di sini bisa memberi penjelasan lebih jauh Prosesor adalah salah satu dari sekian banyak komponen terpenting dari komputer. Semakin tinggi spesifikasi prosesor, semakin hebat kemampuannya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><em>Penjelasan paling bodoh mengenai Core2Duo (VERSI SAYA). Mengapa disebut paling bodoh, karena ini adalah penjelasan menurut saya yang orang awam dan bukan anak IT. Mungkin anak IT yang lain di sini bisa memberi penjelasan lebih jauh</em></p>
<p>Prosesor adalah salah satu dari sekian banyak komponen terpenting dari komputer. Semakin tinggi spesifikasi prosesor, semakin hebat kemampuannya untuk melakukan berbagai pekerjaan berat (render movie, maen game 3D, mengedit image berukuran besar -billboard- dan sebagainya). Tentunya ada juga komponen penunjang lainnya yang membuat hal-hal tersebut jadi tidak mustahil dilakukan dalam hitungan menit (biasanya jam).</p>
<p>Kita sering mendengar istilah Core2Duo di prosesor. Apakah ini? Jenis? Merk? Fitur? Sebelum dijabarkan, ada baiknya kita mengenal karakteristik dari prosesor. Prosesor adalah kumpulan transistor yang tersusun secara sedemikian rupa.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i237.photobucket.com/albums/ff103/utchanovsky/prociee.jpg" alt="" /></p>
<p>Logika untuk membuat kecepatan prosesor semakin meningkat ialah dengan menambah jumlah transistor. Semakin banyak transistor dalam suatu prosesor, akan semakin cepat kemampuannya melakukan berbagai instruksi dan pengelolahan data. Ini berdasarkan teori MOORE. Dan dia (moore) lah yang membuat teori perhitungan mekanisme pertambahan transistor. Analoginya sederhananya, semakin banyak pekerja yang disewa untuk membangun gedung, akan semakin cepat pula selesainya pembangunan gedung tersebut. Mudah bukan? :beer: &lt;=== jus mangga</p>
<p>Untuk gambaran mengenai besarnya transistor seperti apa, digunakan ukuran nanometer dan sebagainya. Ukuran ini masih lebih kecil dari sehelai rambut yang dibelah jadi tujuh sekalipun ( jembatan Shirotul Mustaqim -red :peace: ). Okeh, sampe sini kita belum menyentuh pembahasan mengenai Core2Duo tadi. Kembali ke <span style="text-decoration: line-through;">laptop</span> :hammer: topik.</p>
<p>Nah, teori si moore sendiri tadi tentu bukan tanpa cela. Ternyata ada kelemahan pula jika terus dilakukan pertambahan transistor pada prosesor. Semakin banyak transistor dalam sebuah prosesor, semakin banyak pula panas yang akan dikeluarkan oleh prosesor tadi. Nah kalau prosesor sudah panas, boro2 kinerja dapat terjadi, justru hal yang timbul adalah System of a Down. Sampai sini, jelas teori moore sudah terbantah secara otentik.</p>
<p>Atas dasar itulah lahirlah konsep Core2Duo. Core2Duo sebenarnya adalah nama teknologi hasil dari penelitian perusahaan prosesor Intel. Core2Duo jika diterjemahkan berarti inti (core) dua (duo). Untuk prosesor keluaran perusahaan AMD, prosesor ber-inti dua mereka dinamakan AMD Phenom. Jangan dipusingkan oleh soal Intel dan AMD karena mereka hanya sekedar merk.</p>
<p>Sekarang permasalahan sudah jelas. Topik mengerucut pada persoalan prosesor inti dua. Inti dua di sini adalah transistor ber-inti dua. Ini berarti dalam sebuah keping prosesor, terdapat dua buah inti kumpulan transistor. Analoginya, ada dua buah tim pekerja yang ditugaskan untuk membangun sebuah gedung berdasarkan jobdesk-nya masing-masing.</p>
<p>Lho bukannya tetap ada penambahan transistor walau katanya terbagi dua? So, pasti tetap panas kan?</p>
<p>Pertanyaan yang bagus. Penambahan inti menjadi dua adalah untuk mengatasi kelemahan hukum moore. Karena kecepatan prosesor sudah tidak dapat ditambah lagi, maka jumlah transistor yang ditambah bukan ke satu inti, melainkan ke satu inti yang lainnya lagi. Ini berarti, ada dua prosesor dalam satu wadah. Di sini panas berlebih tidak terjadi karena penambahan bukan ke satu inti. Tentu saja ini bermanfaat dan sangat efisien untuk melakukan instruksi multitasking dalam perintah berbagai program komputer.</p>
<p>Lebih tepatnya, prosesor ber-inti dua (dual core) tidak berarti cepat, tapi lebih efisien. Karena lebih efisien, pekerjaan jadi selesai lebih cepat. Jadi, &#8220;lebih cepat&#8221; di sini berarti lebih cepat dari sisi yang lain. Nah Gak ngerti kan <img src='http://utchanovsky.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Okeh ini sedikit tambahan yang mungkin dapat memperjelas dari bro <a href="http://www.anggiemaya.net/blog" target="_blank">Anggi</a>:</p>
<blockquote><p><em>Secara garis besar kan Core 2 Duo itu secara fisik masih satu prosesor hanya saja, didalam prosesor tersebut terdapat 2 core(atau 2 otak), walau begitu proses kerja bukan berarti 2 kali lipat, tidak.. Tapi menggunakan sistem pembagian, misalnya kernel dan aplikasi background lainnya akan dikerjakan di core 1, tapi jika core 1 dirasa terlalu berat kerjanya maka sebagian pekerjaan akan dipindahkan atau dialokasikan ke core 2&#8230;</em></p></blockquote>
<p>Dan juga tambahan dari bro <a href="http://gnupi.com/" target="_blank">Ipung</a>:</p>
<blockquote><p><em>Kalo dibilang lebih efisien tidak juga mas. Processor dua inti akan lebih efisien jika program yang dipake sudah mendukung multithreading.. jadi bisa memanfaatkan keberadaan dual processor tersebut&#8230;</em></p></blockquote>
<p>&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; :ngacir:</p>
<p>NB: Btw sekarang ini sudah lama keluar prosesor QuadCore (inti empat), jadi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://utchanovsky.com/2008/06/penjelasan-mengenai-core2duo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
