The Visualization or the Content?

Friday 2 July 2010 | Comments (10)

The visualization impressing the content :D

kartun-polisi-babi

The Content impressing the visualization :D

Or both of them were impressed :hammer:

Mendjidjikkan dan Tiada Berboedi Loehoer

Tuesday 5 January 2010 | Comments (48)

Pernyataan (implisit)

  • Para pejabat di negara-negara maju menggunakan kendaraan dengan anggaran harga di bawah 500 juta Rupeeah.
  • Di suatu negara bernama Endonezwah, para pejabatnya diberikan mobil seharga 1,3 Miliar Rupeeah
  • Harga satu (1) mobil tersebut bisa untuk membangun tiga (3) gedung sekolah.

( More … )

They Were Thief

Sunday 30 November 2008 | Comments (41)

anggaran 35 juta untuk 1 laptop oleh pemprov DKI

What is their intention? 35 million budgeted money for a laptop? Specifications for the laptop is used for what? Image n movie editing? 3D modeling and rendering? I think they only use laptop for typing, browsing, and read some email. Maybe a little multimedia aplication (such Winamp or Windows Media Player). What the kamsud para juragaaaaannnn di atas sana !!!!!????!!! Pake EEPC yang 4 jutaan juga jadi kalo buat juragan mah. Lagian ringkes dan kecil pula, gak ribet kalo dibawa2 kerja.

Sial, kekejaman apalagi yang bakal terjadi ke depan di 2009 :mad: Ngomong2 soal gambarnya, copas dari detik. Sengaja pake gambar, soalnya situsnya pake proteksi copy text klik kanan :hammer: . Sekalian biar gak kedeteksi duplicat content sama Google :D .

Baca lebih lanjut di sini
http://www.detiknews.com/read/2008/11/29/121216/1045107/10/laptop-rp-35-juta-berpotensi-mark-up

Masih Mau Globalisasi?

Monday 8 September 2008 | Comments (34)

Mari kita puja ramai2 dan agung2kan. Dapat dikatakan bahwa ini adalah mekanisme sangat pas buat sekarang untuk dunia yang lebih baik. Ekspansi luas tak terhingga, eksplorasi dunia baru. Ini adalah zaman perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ayo kita songsong globalisasi. Tidak ada batasan di sini. Berhenti merasa tabu. Jangan ketinggalan zaman!!!!! Mar….

(CUUUUUUTTTTTTTTT) Dan…

Tak ada lagi rasa toleransi, nilai-nilai kebersamaan, semangat gotong royong, dan keramahan khas Indonesia. Yang ada cuma individualisme yang mengedepankan budaya seks bebas, narkoba, dan konsumtif (Efek Rumah Kaca – Belanja Terus Sampai Mati).

Belum siap? Apa benar kita belum siap? Mental jelek orang Indonesia? Benarkah cuma soal mental? Arrgggghhhhh!!!!!! Memangnya siapa yang paling getol mendengung2kan konsep globalisasi? Jelas2 negara2 maju (barat) kan? Masyarakat superordinan yang meng-hegemoni (yang dikuasai setuju dan bahkan merasa harus) dunia sehingga kita merasa globalisasi adalah way of this era. Memandang globalisasi sebagai sesuatu yang perlu.

Ini bukan cuma persoalan mental dan bukan juga persoalan belum siap. Ini adalah soal penjajahan budaya, sekaligus implementasi dagang neo-kapitalisme (dulu produk yang dijual, sekarang budaya yang dijual). Ini adalah mekanisme penguasaan dan pendudukan atas kebebasan dan kedaulatan manusia secara individu. Kenapa gak liat Cina dan India yang bangga sama produk mereka sendiri? Bisa kita lihat kemajuan mereka sekarang seperti apa. Kini Cina dapat dikatakan sebagai kekuatan baru di dunia. Takut? Skeptis? Ah nggak kok. Cuma saya ngerasa rules2 globalisasi itu dari mereka2 yang superordinan aja. Bisa kita liat sekarang2 ini, biar kita bisa siap, kita malah asik menetek ke negara2 pengusung globalisasi tadi. Menjilat2 biar dikasi pinjaman tulang. Is an unfair game isn’t huh?

Gambar dari koran Republika 15 Agustus 2008

Cari Duit

Thursday 22 November 2007 | post a comment

Kemaren, hampir sekitar 4 hari air PAM di rumah gw mati. empat hari untuk daerah priuk, tu adalah musibah besar. Di sini ga bisa ngandelin aer pompa coz pasti berasa asin… kebetulan ni blog dilanjutin skrng, coz air mati ternyata ada efek sampingnya.

Berita di mana2, air mati berujung ma wabah diare… Jadi keingetan ma UU yang dibuat ma pemerintah sendiri.. intinya sih, yg namanya sektor vital tu harus dikuasai negara, dan dikelola sebesar2nya demi kemakmuran rakyat…

KENYATAANNYA….!!!!!!!

duh sektor vital jadi ajang eksploitasi, pa lagi yang jadi korban rakyat kecil.. dah mana ngeksploitasinya bener2 sepenuh hati, ngelolanya tapi setengah hati… dah mana segala dimerjer ma perusahaan2 asing… ck ck ck

Alasannya colaps?? kok bisa?? dah dimonopoli sendiri ma negara pdhl lho… kentut yang KORUPSI… haram dagingnya di surga… percuma nuntut kemakmuran sebesar2nya bagi rakyat INDONESIA klo kaya gini ceritanya

masi byk orang yang beritikad baik buat bangun negeri ini… (sayang aja mereka nggak beruntung bisa megang kekuasaan)