Mengganti Paket Gnome Ubuntu Lucid Lynx dengan Openbox

Monday 14 November 2011 | post a comment

Jika Anda menginginkan Ubuntu Lucid Lynx super ringan pada PC Anda, Anda dapat membuang semua paket Gnome dan menginstall windows manager Openbox. Openbox sendiri terbilang cukup menarik, karena kita bebas mengutak-atik menu dan tampilan yang sesuai untuk penggunaan pribadi.

Untuk membuang semua paket Gnome Ubuntu dan menginstall Openbox, Anda dapat menjalankan perintah berikut:
sudo apt-get remove adium-theme-ubuntu alacarte app-install-data-partner binfmt-support binutils bluez-gstreamer branding-ubuntu brltty brltty-x11 capplets-data checkbox checkbox-gtk cli-common compiz compiz-core compiz-fusion-plugins-main compiz-gnome compiz-plugins compizconfig-backend-gconf computer-janitor computer-janitor-gtk couchdb-bin dcraw desktopcouch empathy empathy-common eog erlang-base erlang-crypto erlang-inets erlang-mnesia erlang-public-key erlang-runtime-tools erlang-ssl erlang-syntax-tools erlang-xmerl evolution evolution-common evolution-couchdb evolution-data-server evolution-data-server-common evolution-exchange evolution-indicator evolution-plugins evolution-webcal example-content f-spot gbrainy gcc gcc-4.4 gconf-defaults-service gconf-editor gdm-guest-session gedit gedit-common gnome-about gnome-applets gnome-applets-data gnome-bluetooth gnome-control-center gnome-disk-utility gnome-media gnome-media-common gnome-nettool gnome-panel gnome-panel-data gnome-power-manager gnome-screensaver gnome-session gnome-session-canberra gnome-terminal gnome-terminal-data gnome-themes-selected gnome-themes-ubuntu gnome-user-share gnome-utils gstreamer0.10-gnonlin gstreamer0.10-plugins-base-apps gstreamer0.10-tools gvfs-fuse gwibber gwibber-service humanity-icon-theme ibus ibus-gtk ibus-m17n ibus-table indicator-applet indicator-applet-session indicator-me indicator-messages indicator-session indicator-sound libanthy0 libart2.0-cil libc-dev-bin libc6-dev libcamel1.2-14 libcanberra-pulse libcompizconfig0 libcouchdb-glib-1.0-2 libcryptui0 libdecoration0 libdesktopcouch-glib-1.0-2 libebackend1.2-0 libebook1.2-9 libecal1.2-7 libedata-book1.2-2 libedata-cal1.2-6 libedataserver1.2-11 libedataserverui1.2-8 libegroupwise1.2-13 libexchange-storage1.2-3 libexempi3 libflickrnet2.2-cil libgail-gnome-module libgconf2.0-cil libgd2-xpm libgdata-google1.2-1 libgdata1.2-1 libgdict-1.0-6 libgdiplus libgdu-gtk0 libgif4 libglade2.0-cil libglib2.0-cil libglitz-glx1 libglitz1 libgmime2.4-cil libgnome-keyring1.0-cil libgnome-media0 libgnome-pilot2 libgnome-vfs2.0-cil libgnome-window-settings1 libgnome2.24-cil libgnomepanel2.24-cil libgoocanvas-common libgoocanvas3 libgpgme11 libgpod-common libgpod4 libgraphite3 libgtk2.0-cil libgtkhtml-editor-common libgtkhtml-editor0 libgtkhtml3.14-19 libgtksourceview2.0-0 libgtksourceview2.0-common libgweather-common libgweather1 libhyphen0 libibus1 libical0 libido-0.1-0 liblaunchpad-integration1.0-cil liblpint-bonobo0 libm17n-0 libmetacity-private0 libmono-addins-gui0.2-cil libmono-addins0.2-cil libmono-cairo2.0-cil libmono-corlib2.0-cil libmono-data-tds2.0-cil libmono-i18n-west2.0-cil libmono-posix2.0-cil libmono-security2.0-cil libmono-sharpzip2.84-cil libmono-sqlite2.0-cil libmono-system-data2.0-cil libmono-system-runtime2.0-cil libmono-system-web2.0-cil libmono-system2.0-cil libmono2.0-cil libmtp8 libmusicbrainz4c2a libndesk-dbus-glib1.0-cil libndesk-dbus1.0-cil libneon27-gnutls libnunit2.4-cil libotf0 libpisock9 libpisync1 libprotobuf5 libprotoc5 libpst4 libpth20 libraptor1 librasqal2 librdf0 libsctp1 libsdl1.2debian-pulseaudio libsqlite0 libstlport4.6ldbl libtelepathy-farsight0 libubuntuone-1.0-1 libupower-glib1 libwmf0.2-7-gtk light-themes linux-headers-2.6.32-21 linux-headers-2.6.32-21-generic linux-headers-generic linux-libc-dev lksctp-tools m17n-contrib m17n-db manpages-dev media-player-info metacity metacity-common mono-2.0-gac mono-gac mono-runtime mousetweaks nautilus nautilus-data nautilus-sendto nautilus-sendto-empathy nautilus-share obexd-client openoffice.org-base-core openoffice.org-calc openoffice.org-common openoffice.org-core openoffice.org-draw openoffice.org-emailmerge openoffice.org-gnome openoffice.org-gtk openoffice.org-help-en-us openoffice.org-impress openoffice.org-math openoffice.org-style-galaxy openoffice.org-style-human openoffice.org-writer pitivi pkg-config plymouth-theme-ubuntu-logo protobuf-compiler pulseaudio-module-bluetooth pulseaudio-module-gconf python-avahi python-configglue python-couchdb python-crypto python-desktopcouch python-desktopcouch-records python-egenix-mxdatetime python-egenix-mxtools python-farsight python-fstab python-gnomekeyring python-gtksourceview2 python-gtkspell python-ibus python-indicate python-mako python-openssl python-pam python-papyon python-protobuf python-pycurl python-pygoocanvas python-pyinotify python-serial python-telepathy python-twisted-bin python-twisted-core python-twisted-names python-twisted-web python-ubuntuone python-ubuntuone-client python-ubuntuone-storageprotocol python-uno python-wnck rdesktop rhythmbox rhythmbox-plugin-cdrecorder rhythmbox-plugins rhythmbox-ubuntuone-music-store screen-resolution-extra seahorse ssh-askpass-gnome telepathy-butterfly telepathy-gabble telepathy-haze telepathy-idle telepathy-mission-control-5 telepathy-salut tomboy tsclient ubuntu-artwork ubuntu-desktop ubuntu-docs ubuntu-mono ubuntu-sounds ubuntu-system-service ubuntu-wallpapers ubuntuone-client ubuntuone-client-gnome uno-libs3 upower ure vino whois xdg-user-dirs-gtk xfonts-mathml && sudo apt-get install openbox

Setelah Ubuntu direstart, Anda masih mendapatkan tampilan gnome session manager (yang merupakan tampilan grafis untuk login ke sistem Anda), namun tidak ada lagi desktop Gnome di sana. Login tekan [Enter] dan masukkan password Anda untuk masuk ke lingkungan windows manager Openbox.

Bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan Openbox, semua aplikasi yang ada tersedia pada menu klik kanan di layar desktop Anda. Anda masih bisa mendapatkan XTERM terminal, paket manager Synaptic, dan browser Firefox 3 bawaan Lucid. Selanjutnya Anda tinggal menginstall berbagai software ringan sesuai dengan pilihan Anda.

Berikut ini beberapa aplikasi ringan yang disarankan:

  • Volume Manager (untuk mendeteksi drive baru yang dipasang melalui USB, seperti flashdisk atau USB kamera)
    sudo apt-get install thunar-volman
  • Basic compile tools (buat install program-program)
    sudo apt-get install build-essential checkinstall
  • Jika Anda menggunakan volume manager di atas, Anda akan mendapatkan file manager thunar. Untuk manual install, gunakan command
    sudo apt-get install thunar
  • Panel task manager untuk tempat meminimize program-program yang berjalan
    sudo apt-get install tint2
  • Conky untuk menampilan sistem informasi di desktop sistem yang sedang berjalan
    sudo apt-get install conky
  • XFCE Power manager (manajemen daya dari XFCE)
    sudo apt-get install xfce4-power-manager
  • Text editor (semacam notepad)
    sudo apt-get install mousepad

Selanjutnya mengkonfigurasi agar aplikasi panel yang berisi network dan power manager serta conky berjalan ketika komputer pertama kali dihidupkan. Edit file autostart.sh pada direktory
/home/USER-NAME-PC/.config/openbox/

Berikut ini isi file autostart.sh ubuntu Openbox milik saya:

(sleep 1s && tint2) &
(sleep 3s && nm-applet) &
(sleep 5s && xfce4-power-manager) &
(sleep 3s && conky) &

Autostart Jupiter Applet on Openbox

Sunday 13 November 2011 | post a comment

Iseng-iseng memasang Openbox di Ubuntu Lucid Lynx dengan membuang semua paket Gnome demi kebutuhan distro Ubuntu super kencang. Hampir semua paket Gnome ikut terbuang, seperti totem atau paket-paket pada instalasi awal dan hasilnya layar blank (kernel panic) begitu komputer dinyalakan. Komputer dipaksa masuk lewat opsi repair dan menjalankan perintah “startx”, dan solusi untuk memperbaikinya ternyata menginstall gnome-session-manager.

Windows manager Openbox yang diberikan masih benar-benar apa adanya, tanpa panel dan wallpaper. Menu klik kanan di desktop masih berfungsi. Setelah menginstall tint2 panel dan nitrogen wallpaper management, ternyata paket Jupiter yang telah diinstall pada instalasi awal belum berjalan. Jupiter sendiri menggunakan mono (software untuk menjalankan program Windows di Linux), jadi cara menjalankannya tidak seperti biasa.

jupiter

Setelah sedikit eksperimen dan buka-buka Google, command untuk menjalankan Jupiter adalah:

mono /usr/bin/jupiter.exe

Selanjutnya tinggal masukkan command tersebut pada file autostart Openbox di directory:

/home/YOUR-USERNAME/.config/openbox

Beri delay 3 atau 5 detik sebelum dijalankan sehingga tidak bentrok dengan tint2 panel.


## Start Jupiter
(sleep 3s && mono /usr/bin/jupiter.exe) &

PS:
Jupiter sendiri merupakan aplikasi power manager yang lebih terintegrasi ketimbang Gnome Power Manager. Sangat berguna untuk mengurangi konsumsi daya laptop yang berlebihan.

Mint Menggeser Ubuntu di Distrowatch

Wednesday 9 November 2011 | Comments (2)

distrowatch-rank

Sudah lama tidak mampir ke situs sumber informasi berbagai distro GNU/Linux Distrowatch, kaget juga ternyata peringkat Ubuntu sudah digeser oleh Distro Linux Mint. Sebenarnya hal ini sudah banyak diprediksi oleh para pencinta dunia FLOS, terkait dengan perubahan interface yang diusung oleh Ubuntu itu sendiri.

Pasca-rilis LTS Lucid Lynx, rilis Ubuntu selanjutnya kini melepas interface Gnome lama sebagai tampilan desktop dan beralih ke Unity. Sekarang bergeser lagi ke Gnome Shell dan menyediakan opsi untuk menginstall Gnome3 dari repository. Ubuntu yang baru memang Indah, tapi hal ini tentunya menyulitkan para pengguna dengan tipe “established”.

Alternatif untuk Gnome2, pengguna biasanya beralih ke XFCE dengan tampilan yang mendekati Gnome2. Interface LXDE juga bisa menjadi pilihan dengan core Openbox yang dikenal sangat ringan. Pencinta Ubuntu bisa mencoba Xubuntu atau Lubuntu yang semakin populer.

Fenomena ini mungkin sama ketika KDE 4 pertama kali diluncurkan, mengganti KD3 dengan tampilan desktop plasma yang mengubah interface KDE secara fundamental. KDE3 kini berubah menjadi Trinity Desktop Environment, dan masih terus di-maintain sampai sekarang.

Saat itu orang begitu alergi dengan KDE4, desktop yang berat, file manager yang rumit (Dolphin), dan sebagainya. Namun kini KDE4 secara mantap diterima sebagai desktop manager moderen dan canggih serta menjadi tampilan default berbagai distro populer, seperti OpenSuSE dan Mandriva.

Kira-kira, untuk rilis Ubuntu LTS edisi mendatang (12.04), Apakah Ubuntu masih berani mengusung tampilan barunya? Mint sendiri berhasil menyalip Ubuntu setelah bertahun-tahun merajai peringkat di Distrowatch dengan mengusung kesederhanaan ala Gnome2 dan fleksibilitas memberikan file-file non-free.

 

LibreOffice 3.3.3 (x86) Debian Package Offline Installer

Saturday 9 July 2011 | Comments (2)

This is another mirror for offline installer of LibreOffice, kinda office suit software for GNU/Linux. I’ve uploaded the Debian package into Mediafire. Inside the file, you’ll find the manual for installing it.

It’s very useful for you if you don’t have internet access to get it from software repository. You can download the file by clicking this link. For the latest official package, you can always check the LibreOffice site’s here.

libre-office

Since the distro image getting bigger nowadays, don’t be surprised if many distro removing LibreOffice (formerly OpenOffice) on their disc image.

Software Name
LibreOffice 3.3.3
Version
3.3.3 (final)
Release date
2011-06-16
Official Link
(link)
Size
145.77MB
Store on
Mediafire
Download link
(mirror link)

This software is Debian package, which mean it’s suitable for all Debian and Ubuntu derivative distro, such Crunchbang, Mint, Mephis, etc. With this file, you can copy it to flashdisk, and install it on another computer which have Debian derivative operating system installed.

Tentang Konsumsi Daya di Ubuntu

Monday 14 March 2011 | Comments (14)

ubuntu-logoDari thread ini di kaskus, saya mendapatkan perbincangan yang menarik. Sepertinya sudah menjadi rahasia umum di kalangan linuxer kalau Ubuntu itu sangat rakus daya batere, saya sendiri juga pernah mengalaminya. Dari hasil pengujian di website ini diperlihatkan bahwa Ubuntu kalah telak dengan Windows 7. Tidak hanya kalah lawan Windows 7, Ubuntu juga kalah telak dengan MacOS. ( More … )