Tidak ada Prefix WWW Pada Instalasi Default WordPress. Mengapa?

Monday 8 August 2011 | Comments (19)

Pertama kali Anda selesai mengupload file-file WordPress di host Anda, kemudian Anda mengetikkan nama domain Anda di address bar browser. Anda akan tercengang-cengang melihat template Kubrik  Twenty Ten  Twenty Eleven bertengger sebagai desain awal blog/web Anda. Isi artikelnya pun berupa kata “Hello World”, mungkin bisa jadi spirit tersendiri yang menambah takjubnya pengalaman pertama Anda di dunia website.

www

Namun sejenak kemudian Anda tercengang, seperti ada yang kurang. Mengapa domain saya tidak ada prefix www di depannya? Mengapa tidak ada www.domain-saya.com? Ini sama sekali tidak terkesan seperti professional yang biasa saya lihat. Apakah ada yang salah dengan instalasi saya? Tetapi Anda ambil pusing soal ini dan sibuk mulai mengisi web Anda.

Beberapa bulan kemudian Anda mulai mengenal Google, SEO, SERP, dan semacamnya. Anda menemukan artikel bahwa penulisan nama website Anda dengan atau tanpa prefix www akan mempengaruhi traffic ke situs Anda. Akhirnya Anda mulai memikirkan kembali soal penggunaan www ini di website Anda.

Di sini timbul alasan untuk menulis post ini. Mengapa instalasi default pada script CMS WordPress tidak menggunakan pengaturan penggunaan prefix www di depan alamat website kita?

Ternyata ini bukan sekedar persoalan ada dan tidak ada prefix www. Di sana ada filosofi dari semangat organisasi non-www (no-www.org). Mereka menginginkan bentuk internet dan komunikasi jadi senyaman mungkin dengan aksesibilitas ke domain tanpa www. Penggunaan www adalah pemborosan karena bentuk http:// sendiri sudah menandakan bahwa browser mengakses server HTTP di mesin pada port 80. Selengkapnya baca di sini.

Pada postingan Matt Mullenweg di sini, saya juga jadi mengetahui bahwa sistem WordPress sebelum tanggal 13 Juni 2006 masih menggunakan prefix www di depan nama domain. Di situ Matt membuat sebuah plugin untuk meredirect akses yang menggunakan prefix www di browser menjadi langsung ke nama domain tanpa www. Plugin ini sekarang menjadi fitur WordPress seperti yang kita pakai sekarang ini melalui canonical url.

Terkagum-kagum Sama WordPress 3.2? Versi 3.2.1 Sudah Keluar Lagi!

Tuesday 12 July 2011 | Comments (5)

Wow seakan tidak mau kalah dengan rilis Google Chrome yang begitu cepat, mengikuti Firefox yang baru saja merilis versi 4 final dan tiba-tiba saja merilis final kembali FF5, WordPress 3.2.1 kini telah dirilis dan bisa didownload di website WordPress.org.wpSetelah lebih dari sejuta WordPress 3.2 didownload, developer WordPress kini merilis WordPress 3.2.1. Rilis ini diklaim mengatasi masalah kompatibilitas server terkait dengan JSON, dan beberapa perbaikan lain pada tampilan dashboard baru dan tema Twenty Eleven.

Jika telah menggunakan versi 3.2, proses update akan lebih cepat dari biasanya. Ini karena fitur dari WordPress 3.2 yang hanya akan mendownload file-file yang berubah (mengalami pembaruan), daripada mendownload semua core file WordPress.

Membuat News Ticker WordPress Tanpa Plugin

Sunday 19 June 2011 | Comments (6)

newsticker

Kalau Anda sering melihat acara TV, seringkali Anda melihat tulisan berjalan dari kanan ke kiri di sebelah bawah layar. Biasanya berisi berita-berita singkat dengan background warna biru atau merah. Inilah yang dimaksud dengan news ticker.

Kita bisa juga memasangnya untuk tampilan di blog WordPress (self hosted). Ada berbagai macam plugin untuk menampilkan news ticker dari WordPress, namun kali ini kita akan membuatnya secara manual. Isi dari tulisan yang berjalan adalah sepuluh judul tulisan terakhir dari blog kita.

Adapun script php untuk memanggil recent post dari WordPress adalah sebagai berikut.
[cc lang="php"][/cc]
Angka 10 bisa diubah menjadi 5 untuk membuat 5 post terakhir saja yang ditampilkan.

Selanjutnya kita bisa memberikan tag list dari script tersebut agar membuatnya berurutan dalam bentuk list
[cc lang="html"]

  • [/cc]

    Untuk membuat efek berjalan, kita bisa menggunakan tag marquee. Tapi jika Anda ingin coding halaman Anda tetap valid, Anda dapat menggunakan javascript. Menggunakan marquee cukup simple, karena tinggal memberikan tag berikut di list recent post.
    [cc lang="html"][/cc]

    Terakhir, beri style untuk menampilkan teks berjalan tersebut dengan CSS.

    Berikut ini codingan lengkap news ticker. Kode ini dipasang di template WP. Untuk peletakannya bisa di footer.php dan di atas tag body dengan tulisan seperti ini
    [cc lang="html"]

    [/cc]

    Berikut ini adalah box yang berisi list 10 tulisan terakhir dari blog.
    [cc lang="php"]

    [/cc]

    Kemudian ini style-nya. Pasang di stylesheet themes.
    [cc lang="css"]
    #navigation {
    width: 100%;
    height:4%;
    padding-top:10px;
    margin-left:auto;
    margin-right:auto;
    background: #CDF4C7;
    position: fixed;
    bottom: 0;
    left: 0;
    right: 0;
    z-index: 1000;
    }

    #navmenu {
    margin: 0 auto;
    position: relative;
    z-index: 10;
    }

    #navmenu li {
    display: inline;
    padding: 0 5px;
    margin:0 5px;
    background:#006600;
    }

    #navmenu a {
    text-transform:uppercase;
    text-align: center;
    color: #fff;
    white-space: nowrap;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-size: 12px;
    font-weight: bold;
    }

    #navmenu a:focus, #navmenu a:hover, #navmenu a:active {
    -moz-box-shadow: 0 0 3px #000;
    -webkit-box-shadow: 0 0 3px #000;
    box-shadow: 0 0 3px #000;
    background:#003300;
    }
    [/cc]

    Untuk live demo, bisa lihat halaman depan blog ini :D

    Themes Redesign (2)

    Thursday 2 June 2011 | Comments (2)

    Masih berkutat di halaman depan. Themes redesign memanfaatkan CSS3 yang hampir didukung sebagian besar browser modern. Adapun teknik yang digunakan adalah border radius, box shadow, text shadow, dan gradient.

    Border radius untuk membuat lingkaran melengkung pada box
    border-radius
    [cc lang="css"]-moz-border-radius: 10px;
    -webkit-border-radius: 10px;[/cc]

    Box shadow akan menghasilkan bayangan di kotak navigasi tengah dan running text di bagian bawah
    box-shadow
    [cc lang="css"]-moz-box-shadow: 0 0 5px #888;
    -webkit-box-shadow: 0 0 5px#888;
    box-shadow: 0 0 5px #888;
    [/cc]

    Text shadow dapat dilihat pada judul blog, membuat bayangan pada teks
    hed
    [cc lang="css"]text-shadow: 2px 2px 2px #000;[/cc]

    Gradient untuk membuat efek gradient pada latar belakang box
    box-gradient
    [cc lang="css"]background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#C9DAC9), to(#4C9440));
    background: -moz-linear-gradient(top, #C9DAC9, #4C9440);[/cc]

    Bacaan lebih lanjut bisa kunjungi tautan link berikut

    Themes Redesign (1)

    Sunday 29 May 2011 | Comments (4)

    Themes redesign. Yap. Setelah pindah hosting ke tempat baru, dan sepertinya masih cukup reliable, akhirnya saya menyempatkan diri untuk merombak total blog saya. Akses yang lebih baik membuat saya ingin lebih meng-explore blog ber-platform WordPress ini.

    Perubahan utama adalah akses pertama kali datang ketika pengunjung membuka link utchanovsky.com. Menggunakan custom page template, halaman awal akan memberikan pengantar pada pengunjung untuk menuju segmen-segmen khusus dalam blog ini. Tentunya lebih ringan karena tidak begitu banyak query ke database, selain recent post berupa newsticker di area bar bagian bawah.

    front

    Caranya, buat halaman baru dan simpan dengan nama apa saja di folder themes, semisal front-index.php. Tambahkan code berikut di baris paling atas. Untuk baris Template Name pada kode di atas, bisa diganti sesuai keinginan Anda.

    [cc lang="php"]
    /* Template Name: wide-front */
    ?>
    [/cc]

    page-template

    Isi selanjutnya dari halaman kreasi baru Anda adalah html+CSS kreasi Anda sendiri. Anda bahkan dapat meng-hardcode isi post (text+gambar) langsung pada themes Anda, seperti bagian about blog ini. Setelah page template sudah jadi, buat halaman baru dari dashboard WordPress, dan pilih page template kreasi Anda.

    Bacaan lebih lanjut di sini, atau di WordPress codex

    bersambung…