Memangnya Kenapa

Thursday 19 June 2008
Posted in: Puisi

Mungkin ini hening, sebab tak ada aliran udara di sekeliling yang menyapa kita. Kita pun membatu seperti tersihir tak ingin utarakan semua uneg-uneg di dalam, padahal ia setiap saat mendesak-desak keluar ingin meledak.Memangnya kenapa dengan hening?

Mungkin ini gelap, sebab tak ada berkas cahaya yang membelah semesta buta. Kita pun bingung, tak tahu arah, padahal jalan lurus yang kita cari begitu jauh, bahkan belum bisa dibayangkan akan seperti apa jalan yang kita cari. Memangnya kenapa dengan gelap?

Mungkin ini api, sebab tak ada kesejukan yang memadamkan amarah hasrat yang tak terwujud, kita pun meledak jadi letupan lahar, padahal alam kita butuh kucuran hujan dan bara-bara prasangka harus dipadamkan. Memangnya kenapa dengan api?

Sebab nalar tak berjalan, akal sehat seolah mati, hingga hening membuat kita diam, gelap membuat kita tak tahu arah, dan api membakar kita. Tanda tanya semakin besar, sementara kita butuh jawaban

You might also enjoying this post.