Niche? Kenapa Eggak

Monday 20 April 2009
Posted in: Did I Have a Story?, Share

Pada tulisan sebelumnya saya mengatakan bahwa saya tidak akan ikut-ikutan berniche seperti halnya blog-blog lain yang mencari traffic. Sebenarnya ini adalah suatu kondisi relatif dan sangat tergantung kepada blogger yang bersangkutan. Berniche berati mengambil topik secara spesifik dan membahas hanya di seputar topik itu saja. Postingan ini ingin meninjau ulang pernyataan saya sebelumnya mengenai niche ini.

Blog ber-niche sangat berguna buat orang yang ingin menjual potensi yang dia miliki. Membicarakan bagaimana pola kerja dia, langkah-langkah, pengalaman ketika berhadapan dengan anu anu anu, dsb. Sangat berguna buat “memamerkan” keahlian kita kepada tamu. Berniche sangat pas buat orang untuk mempromosikan keahliannya secara tidak langsung kepada pembaca.

Misalnya bro Aulia dengan blog Bakawan-nya yang menggarap isu-isu seputar pengembangan web. Di dalamnya dibahas seputar tips2 bermain dengan design, prinsip2, CSS compatibility antarbrowser, dsb. Blog ini menunjukkan keahlian dia membangun dan mengembangkan sebuah web. Semakin kental dengan “pamer” themes buatan sendiri (from scratch). Atau contoh lain dari blog Antownhollic yang secara spesifik membicarakan rancangan digital seni visual.

Blog berniche tentunya menjadi khas, karena pengunjung yang datang biasanya sudah bersegmen. Ingin dapat info web development? Saya akan ke blog A. Ingin dapat info digital music? saya akan datang ke blog B. Tentunya blog berniche berujung pada “jualan” apa yang hendak dijual oleh mpu-nya blog. Atau kalo tidak jualan, blog berniche bisa menyatukan orang2 dalam proyek bareng-bareng yang membutuhkan multiskill.

Berniche tidak masalah selama kita memiliki potensi untuk itu (punya skill untuk niche itu). Tidak perlu memaksakan diri menjadi seorang blogger IT komputer, namun dengan content copas dari sana-sini. Tidak perlu memaksakan diri jadi seorang digital music lover, namun dengan skil ngepas. Bentuk lain niche yang saya kira cukup jarang ketika kita secara spesifik membahas lingkungan tempat tinggal, misalnya masjid di kec A, tempat posyandu di kec A, kebiasaan2 warga A, tempat-tempat menarik di kec A, barang-barang murah di kec A, sangat menarik untuk digarap.

Salut buat orang-orang edan di luar sana, dengan segala niche dan orisinalitas mereka. Keep blogging, and share our wisdom.

PS: gambar nyolong dari imageshack, entah punya siapa 😳

You might also enjoying this post.