HUT Republik Indonesia ke-66 dan Beberapa Update Status Teman Saya di Facebook

Thursday 18 August 2011
Posted in: Serius (Terlalu!)

Jejaring sosial Facebook dan Twitter, dua contoh gejala teknologi yang kian mengglobal dan menjadi kultur sendiri di masyarakat. Tidak hanya sebatas di dunia maya, jejaring sosial tersebut menjadi alat yang ampuh dan efektif menopang kegiatan revolusi di negara-negara Afrika dan Timur Tengah. Koordinasi gerakan dapat digalang secara mudah, tiap individu dapat mengakses informasi menggunakan perangkat seluler.

Pada event kemerdekaan kali ini, beberapa status teman saya di Facebook memiliki kesamaan suara, yakni berbagai ketimpangan yang ada di negeri ini. Hentikan jargon-jargon tidak nasionalis atau tidak cinta tanah air dan sebagainya ketika muncul suara sumbang. Ini adalah kritik, sekaligus suara yang memaparkan realitas negeri Indonesia yang sedang tercabik.

a

Banyaknya masyarakat di perbatasan yang lebih memilih menjadi warga negara asing tentunya sangat menyakitkan hati. Begitu pula dengan pengibaran bendera RMS di event 17 Agustus kemarin. Sebelum revolusi terjadi dan kian menggejala, Pemerintah sekarang harus lebih cerdas dan benar-benar berlaku adil. Demi terwujudnya bangsa Indonesia yang lebih baik dan disegani.

You might also enjoying this post.