Fix, Uber Cabut dari Indonesia April 2018

Wednesday 28 March 2018
Posted in: Did I Have a Story?

Sehubungan dengan berbagai rumor seputar Uber Indonesia, pada 26 Maret 2018 lalu, akhirnya saya mendapat kejelasan via pemberitahuan email dari Uber Indonesia sendiri. Berikut kira-kira bunyinya:

Jadi jelas rumor akuisisi Uber oleh Grab terbukti sudah. Sangat susah bersaing di wilayah yang sudah memiliki veterannya sendiri, terlebih mereka dibackup taipan besar semisal Lippo (Grab) dan Tencent-Google (Gojek).

Dari pemberitahuan tersebut terlihat bahwa mereka hanya berhenti beroperasi di Indonesia saja, tapi tidak di 80 negara lainnya. Lantas bagaimana nasib para mitra karyawan Uber Indonesia yah?

Update 29 Maret 2018, Go-Jek rilis status di Facebook ucapan duka sekaligus menunjukkan “kepongahannya”. IMO, pengemudi ojek daring di Indonesia menurut saya sama aja “ngehek”-nya, termasuk Go-Jek.

Mungkin mereka selangkah di depan dengan layanan payment yang dibackup raksasa Cina, Tencent. Tapi untuk persoalan layanan transportasi, mitra driver mereka perlu mendapatkan perbaikan kualitas (ngetem di jalan, fake GPS, ugal-ugalan, berhenti tiba-tiba karena lihat HP, dsb).

You might also enjoying this post.