Ah Taeeee (Review Lagu: Banda Neira – Sampai Jadi Debu)

Posted on Tuesday 18 September 2018 | By

Lagu ini harusnya “hepi”, tapi kok jadinya sedih ya 🙄 . Coba perhatiin liriknya deh:

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Hepi kan? Kebersamaan dalam satu cinta itu adalah harapan semua orang, terlepas dengan segala dinamika dan bumbu-bumbu yang terjadi di antara keduanya, sehingga kalibrasi *) antarkeduanya pun perlu dilakukan setiap saat. <— bwahahaha bahasa apa ini 😆

Nah lirik di atas mencerminkan semua itu. Kebersamaan yang selamanya, sampai jadi tua (kakek-nenek), sampai akhirnya jadi debu (baca: mati). Bahkan dikuburnya pun bersebelahan.

Setelah saya analisa, sedih ini juga (salah satunya) gara-gara permainan piano “ngehek” si Gardika Gigih 😈 . Bayangin, kita dipaksa dengerin pianonya sampai menit ke 2.50, sebelum akhirnya sang vokalis nyanyi. Wkwkwkwk.

Advertisement

Share this post

You might also enjoying this post.

Leave a Reply