Demi Content, Peduli Setan Urusan Periuk Perusahaan (2)

Posted on Sunday 1 March 2020 | By

Masih soal PS4 refurbished dari Gamestop. Sang Youtuber dalam postingan lanjutan bercerita kalau ia dihubungi oleh pihak Gamestop. Pihak Gamestop sendiri cukup kecewa dengan hasil QC barang yang mereka jual dan ia bertanya dari mana TronicsFix memperoleh PS4 tersebut untuk melakukan pelacakan terhadap barang tersebut.

refurbished PS4

bagian dalam PS4 refurbish pada review pertama

Cukup keren sebenarnya. Manager perusahaan menghubungi reviewer dan meminta maaf, serta mencoba instrospeksi diri dan berjanji akan melakukan perbaikan kualitas. Sang manager mengaku sepertinya ada kelalaian dari pegawai bagian QC.

Kalau di Indonesia, wew saya tidak tahu apa yang terjadi. Di tahun 2009, dulu ada kasus Ibu Prita yang pernah mengeritik layanan RS Omni via broadcast surel (email). Di sana ia sempat dipenjara dan mendapat gugatan perdata sebanyak $21.600.

Nah yang juga bikin kerennya lagi, sang Youtuber (TronicsFix) juga membeli lagi PS4 refurbish Gamestop dari toko lokal setempat. Tujuannya, tentu saja untuk memberikan kesempatan kepada Gamestop apakah memang semua barang yang mereka jual seperti itu.

Untuk penebusan dosa kali ini, Ia membelinya dengan cara menyamar agar mendapat barang yang benar-benar objektif. Untuk PS4 yang pertama, ia membelinya secara online. Jadi, sang Youtuber juga mencoba seobjektif mungkin mengenai review yang ia lakukan.

refurbished PS4

Bagian dalam PS4 refurbished review kedua

Kondisi kali ini agak mending tapi tetap saja masih ada minus. Tampilan fisik, seperti bekas diamplas dan masih ada satu thermal pad RAM yang hilang. Untuk posisi thermal pas 7 chip yang lain menempel sempurna. Selebihnya lumayan ada perbaikan (pasta diganti baru serta bagian dalam dan tray CD yang bersih).

FYI, jeda antara review pertama dan kedua adalah enam bulan. Video pertama dibuat pada Januari 2019 dan video kali ini dibuat pada Juni 2019. Jadi, pihak Gamestop sepertinya sudah melakukan perbaikan yang cukup lumayan untuk “barang” refurbish-nya.

Advertisement

Share this post

You might also enjoying this post.

Leave a Reply