Tentang Dirk Nowitzki

Posted on Monday 14 December 2020 | By

Jadi, Dirk Nowitzki itu ketika berhasil juara NBA tahun 2011 bersama Dallas Mavericks, dia ngalahin trio talented rookie OKC (Harden, Durrant, Westbrook), trio Spurs (Duncan, Ginobili, Parker), dan trio Miami (LeBron, Wade, Bosh), di usia 33 tahun.

Trio tersebut merupakan monster di zamannya. Kumpulan para pemain berbakat yang jelas berusia lebih muda. Terlebih lagi nama LeBron, Durant, dan Harden yang sampai sekarang (2021) masih menunjukkan performanya.

Walau diplot sebagai “big man” (center/power forward), Dirk tidak selalu ngandelin point di paint zone (area bawah ring). Dirk menyadari bahwa ia tidak seatletis atlet kulit hitam NBA di Amerika. Belum lagi usianya yang sudah memasuki kepala tiga.

Senjata utamanya justru one-legged fadeaway. Dengan teknik ini, dikombinasikan dengan footwork ala Dirk, ia sukses menjuarai NBA dan mengalahkan trio monster di zamannya tadi.

Habis itu memang performa tim ngedrop. Walau begitu, Dirk berhasil cetak 31.000 point lebih sepanjang kariernya di NBA. Dia juga rela dipotong gaji supaya Mavericks bisa ambil pemain muda potensial (salary cap).

dirk nowitzki

Dirk akhirnya pensiun 9 April 2019, di usia 41 tahun. Sebuah perjalanan panjang untuk pemain yang berkarier selama 21 tahun di kancah tertinggi bola basket dunia, NBA. Belum lagi persaingan dengan para rookie bertenaga badak.

Selama bermain di NBA, dia cuma ngebela satu tim Dallas Mavericks. Ga mudah untuk bertahan di satu tim. Selain harus loyal, terkadang tim bisa mendepak pemain karena dianggap tidak memenuhi target capaian.

Jadi, loyal saja ga cukup karena Anda harus memiliki talenta. Pemain asal Jerman ini berhasil memenuhi ekspektasi dan dicintai orang banyak sepanjang karier NBA-nya.

Advertisement

Share this post

You might also enjoying this post.

Leave a Reply