Usaha itu Wajib Biarpun Kelihatannya Ga ada Peluang Sedikitpun

Posted on: Sunday 24 May 2020 | Category: Did I Have a Story? | post comment

Di tahun 2016, LeBron James bersama timnya, Cleveland Cavaliers, berhasil menjuarai NBA (kompetisi basket tertinggi di Amerika). Ternyata ada yang menarik dengan prestasi yang diraih oleh LeBron di tahun 2016 tersebut.

Lebron 2016

Tim LeBron sebelumnya telah tertinggal 3 – 1, dalam sistem pertandingan tujuh pertemuan. Lawannya, Golden State Warriors, saat itu cukup memenangkan satu game saja untuk menjuarai NBA (menjadi 4 – 1). Tapi LeBron, membuktikan sesuatu pada dunia. ( More … )

Soal Program Kartu Pra-kerja di Masa Pandemik Covid-19

Posted on: Wednesday 22 April 2020 | Category: Serius (Terlalu!) | Comments (2)

Pemerintah baru-baru ini meluncurkan program Kartu Pra-pekerja di tengah kondisi pandemik Covid-19. Program tersebut adalah pengucuran uang (non-tunai) yang dialokasikan untuk berbagai “start-up”, dalam bentuk kursus-kurus.

Program ini menurut saya sangat tidak tepat. Alasan utamanya adalah jumlah pengangguran yang kian meningkat sekarang justru diisi oleh para skilled labor. Mereka menjadi korban PHK karena kebijakan social distance sehubungan pandemik tadi.

kartu prakerja

Nah, para skilled labor ini jelas tidak butuh pelatihan-pelatihan seperti ini. Uang sebaiknya dialokasikan untuk distribusi bansos atau kegiatan padat karya yang tetap mengacu pada mekanisme PSBB bagi para karyawan yang dirumahkan tadi. ( More … )

Berenti Dulu Denger ERK di Masa-masa Suram Seperti Ini

Posted on: Saturday 11 April 2020 | Category: Did I Have a Story? | Comments (2)

Di masa-masa “pengasingan” seperti ini, kegiatan yang nggak lazim dilakukan menjadi lazim. Contoh paling sederhana buat saya begini, dulu ketika mendengar lagu biasanya disambi sama kerjaan.

Di masa Covid-19, kegiatan mendengar lagu berarti benar-benar mendengarkan lagunya secara intens. Biasanya dari nadanya dulu, terus perhatiin liriknya, n akhirnya nyambung ke video clip-nya.

ERK komikalisasi lagu

Nah, kebetulan lagu yang lagi nyangkut di otak saya ya lagu-lagunya si Efek Rumah Kaca (ERK) ini. Di tahun 2008, saya pernah menulis juga soal ERK (lagu ERK yang paling nyetrum, lagu yang nggak kalah bahaya). ( More … )

Installasi Aplikasi Zoom di Debian Linux

Posted on: Wednesday 1 April 2020 | Category: IT Anak Rumahan | post comment

Berhubung masih musim WFH2-an (Work From Home), penggunaan aplikasi Zoom kini semakin lumrah di kalangan para pekerja yang harus mengalami masa-masa pengasingan di rumah. Bagi Anda yang belum tahu, Zoom adalah aplikasi yang memungkinkan Anda melakukan video conference dengan banyak orang.

Untuk instalasi di smartphone dan PC Windows sepertinya sangat mudah. Unduh berkas instalasi dan jalankan hingga prosesnya selesai. Untuk Android, tinggal jalankan Playstore dan ketik dalam kolom pencarian: “Zoom”. Pilih aplikasi dengan nama Zoom Cloud Meeting.

Namun untuk Linux, caranya sedikit lebih rumit.

Unduh berkas aplikasi Zoom di alamat berikut. Pilih tipe Linux yang dipakai dan arsitektur OS yang digunakan pada PC Anda. Sesuaikan versi dengan varian Debian yang Anda pasang. Misal, saat ini Debian terkini sudah mencapai versi 10. Anda dapat mengunduh versi 8.0+.

Setelah diunduh, Anda akan mendapatkan berkas dengan ekstensi *.deb. Jika Aplikasi Gdebi sudah terpasang, tinggal klik dua kali pada berkas untuk menjalankan proses instalasi. Jika belum, buka terminal di tempat folder berkas instalasi Zoom berada. Biasanya dari file manager, cukup klik kanan pada folder tempat mengunduh dan pilih –> Open Terminal Here.

zoom linux download

Ketik ini pada terminal:
sudo dpkg -i zoom_amd64.deb

Memasukkan password dan tunggu sampai proses instalasi selesai. Sayangnya, Zoom membutuhkan aplikasi pendukung lainnya yang (biasanya) tidak terinstal secara default.

Ketik lagi pada terminal untuk mengunduh aplikasi pendukung (dependency):
sudo apt-get -f install

Selanjutnya terminal akan menampilkan proses pengunduhan dan penginstalan aplikasi pendukung. Kalau sudah, aplikasi Zoom sudah terpasang di PC Debian Anda. Pada launcher desktop manager, Aplikasi Zoom terdapat di menu Internet.

Hasil Save File PPTS WPS Tidak Bisa Diedit di Google Docs

Posted on: Sunday 29 March 2020 | Category: Did I Have a Story?, IT Anak Rumahan | post comment

Situasi work from home (WFH) memaksa saya untuk memanfaatkan laptop jadul di rumah keluaran tahun 2009 (Dual Core dengan RAM 3GB). Bekerja di Windows dengan berbagai aplikasi web intens ternyata sangat berat.

Begitu coba di Linux (sisa-sisa dual boot tahun 2014), ternyata lumayan ringan. Di situlah aktivitas saya untuk bekerja di Linux jadi terus berlangsung (lagi). Berhubung distro (Crunchbang) yang dipakai tahun 2014, saya harus melakukan sedikit tweak dan pembaruan. ( More … )