Prinsip Kesantunan dalam Berbahasa

Posted on: Tuesday 9 March 2021 | Category: Share | post comment

Prinsif kesantunan:

  1. Prinsif kebijaksanaan
  2. Prinsif kedermawanan
  3. Prinsif penghargaan
  4. Prinsif kesederhanaan
  5. Prinsif kecocokan
  6. Prinsif kesimpatian

Okeh, ini adalah postingan bookmark

Soal Kata Loncer di Kalangan Pesepeda

Posted on: Sunday 7 March 2021 | Category: Did I Have a Story? | post comment

Di kalangan goweser, kata ‘loncer’ sering didengar. Dalam dunia persepedaan, kata ini mengacu kepada situasi di mana bagian yang berputar dari sepeda dapat bergerak lebih lancar.

Situasinya kurang lebih seperti ini; seseorang mengganti bantalan pemutar (bisa roda atau pedal gowes, dsb) dari yang semula menggunakan pelor (gotri), menjadi berbasis bearing. ( More … )

Setan Selalu Menemukan Jalannya untuk Membujuk Manusia

Posted on: Tuesday 16 February 2021 | Category: Did I Have a Story? | post comment

Selama ini saya memakai M*C Play untuk keperluan internet di rumah dengan kecepatan 10 Mbps. Masih cukup lumayan untuk pengguna rumahan dengan penghuni hingga 5 (lima) orang. Nah, masing-masing orang itu juga punya perangkat lain, semisal saya punya 2 HP, 2 PC, dan 1 laptop.

Nah selain M*C, saya juga punya internet kabel lain di rumah, yaitu dari First M*dia  dengan kecepatan 2Mbps. Untuk inet yang ini dia sebatas backup saja apabila internet M*C mengalami gangguan, baik itu putus-putus atau bahkan mati total. Tapi selama ini, inet dari First M*dia sangat jarang digunakan.

Nah makin ke sini, penghuni rumah saat ini tinggal 2 (dua) orang saja. Penggunaan dua Internet kabel dirasa memboroskan karena yang ada selama ini masih sangat cukup. First M*dia selama ini saya pertahankan karena biaya bulanannya yang masih terbilang murah (di bawah 200 ribu).

first media family package

Sampai akhirnya, di saat saya berkeinginan untuk memutus langganan First M*edia, tiba-tiba saja CS dari layanan tersebut menelpon saya. Dalam bujuk rayunya, sang CS menawarkan peningkatan kecepatan sekaligus penambahan paket TV kabel. ( More … )

Tentang Dirk Nowitzki

Posted on: Monday 14 December 2020 | Category: Share | post comment

Jadi, Dirk Nowitzki itu ketika berhasil juara NBA tahun 2011 bersama Dallas Mavericks, dia ngalahin trio talented rookie OKC (Harden, Durrant, Westbrook), trio Spurs (Duncan, Ginobili, Parker), dan trio Miami (LeBron, Wade, Bosh), di usia 33 tahun.

Trio tersebut merupakan monster di zamannya. Kumpulan para pemain berbakat yang jelas berusia lebih muda. Terlebih lagi nama LeBron, Durant, dan Harden yang sampai sekarang (2021) masih menunjukkan performanya.

Walau diplot sebagai “big man” (center/power forward), Dirk tidak selalu ngandelin point di paint zone (area bawah ring). Dirk menyadari bahwa ia tidak seatletis atlet kulit hitam NBA di Amerika. Belum lagi usianya yang sudah memasuki kepala tiga.

Senjata utamanya justru one-legged fadeaway. Dengan teknik ini, dikombinasikan dengan footwork ala Dirk, ia sukses menjuarai NBA dan mengalahkan trio monster di zamannya tadi.

Habis itu memang performa tim ngedrop. Walau begitu, Dirk berhasil cetak 31.000 point lebih sepanjang kariernya di NBA. Dia juga rela dipotong gaji supaya Mavericks bisa ambil pemain muda potensial (salary cap).

dirk nowitzki

Dirk akhirnya pensiun 9 April 2019, di usia 41 tahun. Sebuah perjalanan panjang untuk pemain yang berkarier selama 21 tahun di kancah tertinggi bola basket dunia, NBA. Belum lagi persaingan dengan para rookie bertenaga badak.

Selama bermain di NBA, dia cuma ngebela satu tim Dallas Mavericks. Ga mudah untuk bertahan di satu tim. Selain harus loyal, terkadang tim bisa mendepak pemain karena dianggap tidak memenuhi target capaian.

Jadi, loyal saja ga cukup karena Anda harus memiliki talenta. Pemain asal Jerman ini berhasil memenuhi ekspektasi dan dicintai orang banyak sepanjang karier NBA-nya.

Tentang Berat Badan Para Pemain NBA

Posted on: Monday 19 October 2020 | Category: Lucu2-an | post comment

Banyak orang yang sering mengeluhkan kondisi berat badannya (termasuk saya -_-) dan mereka mati-matian berusaha menggeser jarum timbangan ke arah kiri. Okeh analogi ini (jarum bergeser ke arah kiri) sebenarnya sudah tidak relevan karena timbangan sekarang rata-rata sudah menggunakan teknologi digital.  😆

Balik lagi ke persoalan berat badan. Jika kita berkaca kepada para pemain NBA, mereka sepertinya tidak terlalu pusing dengan kondisi berat badannya. Ambil saja contoh atlet, seperti Cedi Osman. Pemain forward dari klub Cleveland Cavaliers berkebangsaan Turki ini memiliki berat badan 104 kg.

jahidi white

( More … )