Puisi Sapardi, yg menarik selain “Aku Ingin”

Posted on: Wednesday 27 September 2006 | Category: Puisi | post comment

Semua orang pasti kenal puisi Sapardi Djoko Damono yang judulnya “AKU INGIN”. Puisi ini biasanya ditulis di kartu undangan perkawinan, dicetak di kaos-kaos, sampai ada yang membuatnya jadi musikalisasi puisi.

Ada lagi puisi Sapardi yang juga cukup menarik, kalau menurut saya:

====================================================================

Pada Suatu hari

Maka pada suatu hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan tunduk di sepanjang lorong itu. ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi. agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang yang bertanya kenapa. ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk memecahkan cermin membakar tempat tidur. ia hanya ingin menangis lirih saja sambil berjalan sendiri dalam hujan rintik-rintik di lorong sepi pada suatu hari

(Sapardi Djoko Darmono, 1973)

====================================================================

Gw sebel ma ubuntu

Posted on: Friday 25 August 2006 | Category: Did I Have a Story? | post comment

Iya bener… sebel bgt ma ubuntu. mo pake hardisk di partisi lain ga bisa, proteksi root. ganti icon’s ga bisa. pokoknya musti command prompt mulu. ga ada cara yg lebih instan lebih cepet pake GUI gitu kek. udah tau kita dablek banget main konsol linux. RTFM… useless bgt tuh… masa orang indonesia dikasih bahasa inggris…

enakan slackware deh… enteng bener… KDE muluss. bahasa indonesia dikasih manualnya (nah yg ini bohong…).

Bloog??

Posted on: Monday 5 June 2006 | Category: Did I Have a Story? | post comment

Yang ada cuma kekosongan…

Anjing komputer rusak gara2 ubuntu!

semua data kehapus

ga ada harapan

berasa mau mati aja

untung bukan komputer gua