Archive for the ‘Serius (Terlalu!)’

FB Punya Yahudi

Friday 19 January 2018 | post a comment

“Eh, elu ngapain perang lawan Belanda pake bawa-bawa senjata punya Belanda?”

#KemudianKentut

Soal Artis Lepas Jilbab

Monday 20 November 2017 | post a comment

Lagi santer berita artis lepas jilbab yang curhat di sosmed. Bunyi petikan curhatnya kira-kira begini:

“Kemudian saya bertanya, kalau hidupmu sudah sebaik ini tanpa agama, lalu kenapa kamu ingin mencari tuhan dan ingin memiliki agama”.

Walah. Lepas jilbab mah terserah aja sebenernya, Mbak. Cuma argumennya yang mengedukasi atheisme mah nggak banget. Nggak sesuai sama UUD 45 Republik Indonesia soalnya 😆 .

Remah-remah

Saturday 21 October 2017 | post a comment

Di tengah isu shifting yang ditengarai menjadi alasan penyebab lesunya daya beli offline ( halah ini apa 😆 ), ternyata ada fakta-fakta lain yang cukup mencengangkan. Fakta nomor dua akan bikin kamu terkejut ( ini juga apa dah 😆 ).

Dari berbagai platform e-commerce dan marketplace di Indonesia, jumlah angka produk lokal hanya di kisaran lima persen (5%). Ini berarti, aneka produk lain yang bersliweran di lapak-lapak online adalah produk import.

Kita hanya kebagian remah-remahnya saja. Belum lagi serbuan-serbuan pemain luar (Lazada dan Alibaba CS) yang berencana akan membangun gudang-gudangnya di Indonesia. Masih sanggupkah kita kebagian remah-remahnya?

Berdasarkan status teman di FB:
https://www.facebook.com/abonk/posts/10211028668854417

Duh Sari Roti

Tuesday 13 December 2016 | post a comment

Berapa kali Toyota harus mengklarifikasi jika ternyata produk mobil mereka digunakan untuk berbagai kegiatan terorisme oleh ISIS. Ini yang tidak dipahami oleh Sari Roti. Semua orang tahu bahwa Toyota tidak memfasilitasi berbagai kegiatan Isis tersebut.

Seharusnya mereka bangga. Brand mereka sudah sangat familiar. Orang menganggap roti mereka merupakan hal yang tepat diberikan sebagai panganan instant di dalam kondisi apapun. Seperti produk Indomie, ia merupakan panganan wajib di kala terjadi peristiwa bencana.

Namun apa iya Sari Roti benar-benar tidak paham? Alasan dalam klarifikasi yang digunakan oleh Sari Roti juga sangat tendensius dan malah menimbulkan luka. Isi pernyataannya kira-kira sebagai berikut:

“PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. berkomitmen untuk selalu menjaga Nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, serta tidak terlibat dalam semua aktivitas kegiatan politik”

klarifikasi sari roti

Ini dapat diartian pihak Sari Roti mengatakan bahwa mereka yang sedang melakukan aksi di monas tidak menjaga keutuhan dan Bhinneka Tunggal Ika. Sedang Ahok sebagai seorang yang bukan muslim melakukan kajian tafsir terhadap agama orang lain dalam event publik?

Berapa kali tokoh Islam liberal merilis pernyataan kontroversial seputar Islam. Ciuman sedekah, pergi haji baiknya di Indonesia saja, hal ini merupakan beberapa contoh kontroversi yang disampaikan oleh geng Islam liberal. Namun, umat Islam tidak terlalu reaktif terhadap pernyataan tersebut karena pihak yang mengatakannya masih merupakan orang Islam.

Okeh balik lagi ke urusan Sari Roti. Klarifikasi yang dilakukan malah berujung boikot terhadap produk mereka. Ia dianggap menjadi icon kapital terhadap industri roti rumahan yang tergusur oleh produk Sari Roti.

Yang Kayak Gini Sebenernya Legal Ga Sih di Facebook?

Monday 9 November 2015 | post a comment

game bokep

Serius nanya, yang kayak beginian sebenernya boleh ga sih di negara kita? TOS-nya (term of service) advertising ala Facebook itu sendiri gimana? 🙄

Kalo negara langsung maen blokir ala nutup Vimeo atau Reddit juga salah. Peran negara kira-kira bisa masuk lewat mana yak?