Jangan Beli Axioo Neon MLC-2222, Jika Anda Pengguna Linux

Thursday 14 January 2010 | post a comment

sis672

Atas rekomendasi saya dan temen saya, saya menyuruh teman saya yg lain untuk membeli Axioo. Pertimbangannya, after salesnya Axioo bagus dan barang juga tidak begitu mengecewakan, walau brand-nya tidak sekuat Dell atau HP (sory, Toshiba gw kagak maen). Sebenarnya bagus atau tidak after salesnya relatif juga, berhubung saya di Jakarta, dan pemerintah kita masih picik soal pemerataan pembangunan (terlihat dari kebijakan mobil dinasnya). Mungkin saja stok spare part di sini sangat mudah, ketimbang di daerah2 yang musti indent dulu beberapa selang waktu.

( More … )

HP Compaq Presario CQ40-337TU on Ubuntu 9.04 (2)

Friday 3 July 2009 | post a comment

This the update information of my previous post. Overall, I feel satisfied with Ubuntu Jaunty on my CQ40-337TU. The 3D desktop running smoothly and sophisticated. All device work well, such Wi-Fi, optical drive, and webcam.

But, there is other problem which is very annoying. I read the manual about my laptop. It’s say that the battery life can reach about 4 hours 15 minutes. When I’m running Ubuntu on it, battery life can only reach about 2 hours (using 3D desktop effect, browsing activity, and USB wire modem attached).

I’ve try tweaking the power consumption. First, I adjusting display brightness into lowest level. Then, switch the processor volt into power save mode. I also turn of the desktop effect (same problem with Vista on Aero mode) and WiFi device. And I got about 3 hours.

Where’s another 1 hour? Any suggest for my laptop, or should I back to Vista the P1r4t3s 3d1t1on?

HP Compaq Presario CQ40-337TU on Ubuntu 9.04

Saturday 27 June 2009 | post a comment

On computer exhibition in Jakarta (Pekan Raya Jakarta 2009), about 5 days ago (23 June 2009), I was buying a notebook. I buy a CQ series of HP-Compaq, the Presario CQ40-337TU exactly. I choose this type because it’s have a balance between the price (540$) and the quality (HP-COMPACT).

I have a plan to install dual OS (XP and Linux) on it. But, I’m facing some problem. When installing XP, the installer can not found my HDD device ( I think it’s using the AHCI mode). I check my driver CD, and it’s only provide driver for VISTA. The official site also didn’t provide the driver for XP.

( More … )

They Were Thief

Sunday 30 November 2008 | post a comment

anggaran 35 juta untuk 1 laptop oleh pemprov DKI

What is their intention? 35 million budgeted money for a laptop? Specifications for the laptop is used for what? Image n movie editing? 3D modeling and rendering? I think they only use laptop for typing, browsing, and read some email. Maybe a little multimedia aplication (such Winamp or Windows Media Player). What the kamsud para juragaaaaannnn di atas sana !!!!!????!!! Pake EEPC yang 4 jutaan juga jadi kalo buat juragan mah. Lagian ringkes dan kecil pula, gak ribet kalo dibawa2 kerja.

Sial, kekejaman apalagi yang bakal terjadi ke depan di 2009 😡 Ngomong2 soal gambarnya, copas dari detik. Sengaja pake gambar, soalnya situsnya pake proteksi copy text klik kanan :hammer: . Sekalian biar gak kedeteksi duplicat content sama Google 😀 .

Baca lebih lanjut di sini
http://www.detiknews.com/read/2008/11/29/121216/1045107/10/laptop-rp-35-juta-berpotensi-mark-up

Sony VAIO (3)

Thursday 3 July 2008 | post a comment

Tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan saya sebelumnya di Sony VAIO (2)

Sebelumnya ada intruksi buat ngecek2 mana saja yang kurang dari lapie VAIO temen saya. Berhubung flashdisk saya sehari2 make memory card (saya agak2 trauma make flashdisk biasa), timbul keinginan untuk mencoba fasilitas built -in card reader di lapie tersebut.

Akhirnya saya keluarkan MMC mobile saya dari card reader, dan saya masukkan ke dalam card reader laptop VAIO. Saya kira sampai di sini gak ada masalah.

Tapi ternyata :hammer: , semua MMC mobile saya terbenam ke dalam card reader di laptop. Saya tidak bisa mengeluarkan lagi MMC mobile yg sudah saya masukkan. Ola la la dan ternyata, slot card reader di VAIO tersebut diperuntukkan untuk memory card jenis MMC, bukan MMC mobile. Ukuran MMC mobile adalah separuh dari MMC biasa. Untuk menggunakan MMC mobile ke perangkat MMC biasa, harus menggunakan ekstension khusus, sebagaimana gambar di bawah ini.

Jadi, otomatis MMC mobile saya tersangkut :(:( di card reader built-in lapie sony VAIO temen saya. Saya bener2 sudah pasrah dan (dipaksa) ikhlas membiarkan MMC mobile tersebut menjadi milik temen saya tadi.

Tapi perjuangan belum berakhir. Dengan berbekal pengalaman menonton film McGayver sewaktu kecil, dengan nekat saya colok2 slot card reader di laptop VAIO tersebut. Referensi menonton Mission Impossible juga turut berperan memberi ide menggunakan pin set. Ujung pinset sedikit dibengkokkan, kemudian dengan mengandalkan feeling dan keteguhan hati…

Setelah satu jam akhirnya MMC mobile saya berhasil dikeluarkan

:mrgreen: <=== es jeruk.

-Selesai-