Mengerti

Tuesday 6 May 2008 | post a comment

Mudah-mudahan justifikasi yang saya lakukan, semisal mengatakan Anda babi, tidak Anda mengerti 02-05-08

Tersaji Setiap Hari

Tuesday 6 May 2008 | post a comment

Apakah keheningan ini yang merambat pelan di pori-pori otak sehingga nalar seolah mati dan tak bisa bergerak melawan serangan bertubi-tubinya waktu sehingga kadang kita tersungkur di sela-sela arung kehidupan mengingat kembali semua ekstrem de javu yang mengukir kita jadi manusia langit yang tak pernah pergi ke langit, sementara hidup adalah hamparan tanah kotor yang di […]

Saya Mati

Tuesday 6 May 2008 | post a comment

Saya menangis terbahak-bahak di depan pusara jasad saya sendiri setelah ditikam terang-terangan oleh waktu Menikmati sajian galau yang dicolok-colokan ke nalar di kepala adalah kenikmatan tersendiri setelah mati Kini penantian menjelma jadi butir hujan di langit, basahi tanah hati yang kering di sini dan sesungguhnya saya masih mencari Pengertian tidaklah sesulit bom atom atau ketika […]

Puisi Sapardi, yg menarik selain “Aku Ingin”

Wednesday 27 September 2006 | post a comment

Semua orang pasti kenal puisi Sapardi Djoko Damono yang judulnya “AKU INGIN”. Puisi ini biasanya ditulis di kartu undangan perkawinan, dicetak di kaos-kaos, sampai ada yang membuatnya jadi musikalisasi puisi. Ada lagi puisi Sapardi yang juga cukup menarik, kalau menurut saya: ==================================================================== Pada Suatu hari Maka pada suatu hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan […]